Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Berkembang dengan Sendirinya, Hutan Mangorve Menjadi Salah Satu Daya Tarik Inhil
TEMBILAHAN, Medialokal.co - Hutan Mangrove atau yang lebih dikenal dengan sebutan hutan bakau oleh masyarakat di Kabupaten Inhil sudah tumbuh dan berkembang dengan sendirinya secara alami.
Hutan mangrove tumbuh liar sekitar 40 Km persegi di kawasan Ekowisata Pantai Solop dan menjadi bagian dari seratus ribu lebih hektare hutan mangrove di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Terletak di pesisir timur Provinsi Riau atau tepatnya di Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, Kabupaten Inhil, Riau.
Kawasan ini menjadi daya tarik alami bagi sejumlah wisatawan lokal maupun mancanegara.
Hamparan bakau dibibir pantai berlumpur ini menjadi keuntungan tersendiri bagi biota Pulau Cawan. Pasalnya, lumpur yang tebal di kawasan bakau saat terjadi pasang surut menjadi sumber bahan makanan bagi aneka jenis spesies laut seperti kerang, udang, aneka ikan langka termasuk pesut.
Untuk dapat sampai di lokasi dapat ditempuh dengan menggunakan transportasi sungai maupun laut, karena terletak dibagian timur Pulau Sumatera yang merupakan jalur transportasi utama yang menghubungkan Kota Tembilahan (Ibu kota kabupaten Indragiri Hilir). Dari Kota Tembilahan, untuk menuju lokasi ini dapat ditempuh melalui jalan laut sekitar 1,5 sampai 2 jam. Sedangkan dari Kecamatan Mandah sekitar 20 sampai 40 menit
Pada tahun 2021, sudah 3.200 hektare lebih mangrove di Inhil yang berhasil direhabilitasi agar terlindungi dari berbagai ancaman.
Di satu sisi ada pihak-pihak yang berupaya melakukan kerusakan terhadap magrove, dan disisi lain kita melakukan rehabilitasi mangrove.
Diharapkan dengan adanya upaya ini maka pengembangan kepiting, udang dan lobster di Inhil dan daerah lain yang memiliki potensi mangrove bisa meningkat kesejahteraannya.
Seperti diketahui dari data yang ada, di Indonesia terdapat lebih kurang 79 jenis mangrove, 60 jenis diperkirakan ada di Kabupaten Indragiri Hilir, khususunya di Pulau Cawan Kecamatan Mandah.
Bupati Inhil HM Wardan mengatakan bahwa Seperti namanya, Pulau Cawan dikelilingi banyak sungai kecil, sehingga menambah elok pemandangan, potensi ini ke depan akan terus kita kembangkan. (Adv)


Berita Lainnya
Orang Tua Murid SMA Negeri 24 Tanjung Riau Soroti Panitia Perpisahan dan Gaji Guru Baru serta Keamanan Sekolah
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Perkuat Kekompakkan dan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Ban Kel Metro
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Laksanakan Pengawasan SDM di Desa Sanglar
Babinsa Bantu Distribusikan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Lintas Utara
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Kegiatan Patroli Karhutla Di Wilayah Desa Binaan
Orang Tua Murid SMA Negeri 24 Tanjung Riau Soroti Panitia Perpisahan dan Gaji Guru Baru serta Keamanan Sekolah
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Perkuat Kekompakkan dan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Ban Kel Metro
Babinsa Koramil 07/Reteh Kembali Laksanakan Pengawasan SDM di Desa Sanglar
Babinsa Bantu Distribusikan Program Makan Bergizi Gratis di Desa Lintas Utara
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Kegiatan Patroli Karhutla Di Wilayah Desa Binaan