DPD GMNI Riau Meminta Larsen Yunus Jangan Lagi Buat Kegaduhan Mengatasnamakan KNPI Riau


Medialokal.co - Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) Provinsi Riau merasa gerah dengan kelakuan Larsen Yunus yang selalu melakukan sensasi dengan mengatasnamakan KNPI provinsi Riau. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Teguh Azmi selaku ketua DPD GMNI Riau, dirinya menegaskan bahwa kepengurusan Larsen Yunus merupakan kepengurusan siluman.

"Kami meminta Larsen Yunus jangan lagi buat kegaduhan mengatasnamakan KNPI Riau." 

DPD GMNI Riau menilai terbentuknya kepengurusan KNPI versi Larsen Yunus tidak sesuai dengan mekanisme organisasi yang berlaku karena tidak jelas SK dan mekanisme Musda-nya.

"KNPI versi Larsen Yunus merupakan kepengurusan abal-abal. Karena tidak jelas SK nya dan tidak jelas OKP mana saja yang bernaung di dalamnya."

Teguh menegaskan, GMNI sebagai salah satu organisasi pendiri KNPI punya peran penting untuk mengingatkan kepada siapapun untuk tidak menyalahgunakan KNPI khususnya di Riau untuk kepentingan kelompok tertentu.

"DPD GMNI Riau mengingatkan jangan lagi KNPI di Riau ini dibuat main-main. Kita punya aturan organisasi dan harus taat terhadap aturan tersebut. Apalagi kehadiran faksi-faksi di tubuh KNPI justru menambah penilaian negatif di tengah masyarakat." 

Kemudian Teguh juga menyinggung banyaknya kontroversi yang dibuat oleh Larsen Yunus, mulai dari menyerang pejabat mengatasnamakan KNPI hingga membuat program sayembara Sabung Ayam yang tidak mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan Melayu di provinsi Riau.

"Kita tahu, baru-baru ini Larsen Yunus sempat membuat kegaduhan dengan mengadakan sayembara Sabung Ayam yang mana itu sangat menciderai nilai-nilai kebudayaan Melayu di bumi Melayu. Dari sini dapat kita lihat bahwa Larsen Yunus memiliki moral yang rendah dan tidak mencerminkan intelektual seorang pemuda." Ungkapnya.

Lebih lanjut, DPD GMNI Riau mengingatkan Larsen Yunus agar jangan lagi membuat sensasi dan berhenti mengatasnamakan KNPI apalagi sampai ikut mencampuri urusan internal di GMNI.

"Sudahilah sensasimu bung, jangan lagi buat kegaduhan yang membuat dirimu semakin dipermalukan," Tutup Teguh.





Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]