Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
LSBO Muhammadiyah Minta Batalnya Miftahul Tanding Tak Dipolitisasi
MEDIALOKAL.CO - Judoka Miftahul Jannah batal bertanding di Asian Para Games 2018 lantaran terbentur aturan penutup kepala. Ketua Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah Defy Indiyanto meminta hal ini tak dijadikan komoditas politik.
"Saya rasa ini sudah peraturan olahraga judo, saya harap mereka tetap semangat, dan untuk para tokoh, politisi lain jangan dipolitisir. Olahraga bebas dari kepentingan politik," ujar Defy kepada detikcom, Selasa (9/10/2018).
Setelah ramai pemberitaan tentang batalnya Miftahul bertanding, Defy langsung mencari tahu soal peraturan olahraga judo. Rupanya, menurut Defy, aturan itu dibuat demi keselamatan atlet.
"Bayangkan jika saat bertanding, jilbabnya ditarik lalu membahayakan dirinya, mungkin bisa kena leher," kata Defy.
Bagi Defy, hal ini adalah kesalahan pihak pelatih dan National Paralimpyc Committee (NPC). Seharusnya aturan ini disosialisasikan sejak awal sehingga tak membuat atlet kecewa.
"Tapi Ketua NPC (Senny Marbun) sudah minta maaf dan menurut saya itu sudah gentle. Ini bukan kesalahan Miftahul Jannah dan ini termasuk kesalahan pelatihnya juga kanapa tak beri tahu. Ke depan sama-sama kita introspeksi, persiapan matang," kata Defy.
Dia kembali menegaskan agar tak ada pihak yang mempolitisasi kejadian ini, apalagi jadi bahan untuk menyalahkan pemerintah. Aturan tersebut adalah baku untuk dunia judo internasional, sehingga seluruh peserta harus mengikutinya.
"Kalau dipolitisasi ini nanti kasihan atletnya. Semisal partai A mau kasih hadiah, lalu Miftahul didatangkan ke sana, lalu besoknya gantian partai lain lalu Miftahul didatangkan lagi, padahal saat ini saya dengar Miftahul sedang diupayakan untuk tetap bisa bertanding di nomor lainnya," tutur Defy.
LSBO Muhammadiyah, kata Defy, bisa saja sebetulnya memanggil Miftahul dan memeberikan apresiasi. Namun, menurut Defy, pihaknya tak mau justru memperkeruh suasana.
(detik.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal