Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Lagi, Seorang Warga Gunungkidul Ditemukan Tewas Gantung Diri
MEDIALOKAL.CO - Seorang warga Gunungkidul kembali ditemukan tewas gantung diri hari ini. Sebelumnya dua orang warga di tempat yang berbeda juga ditemukan gantung diri kemarin.
Kali ini korban bernama Somo Slamet (58), ditemukan gantung diri di rumahnya, Nglipar, Gunungkidul, Kamis (1/11/2018) pagi tadi. Jasad Slamet ditemukan oleh cucunya yang masih berumur 6 tahun.
Bocah tersebut menemukan jasas Slamet saat akan mandi pagi tadi. Saat berada di luar rumah, dia kemudian mendapati kakeknya dalam posisi duduk dengan seutas tali yang melilit lehernya.
"Karena tahu itu (kakeknya gantung diri), saksi jerit-jerit minta tolong. Karena memancing perhatian, anggota keluarga korban langsung mendatangi saksi," ujar Kapolsek Nglipar, AKP Sumarya saat dihubungi detikcom, Kamis (1/11/2018).
"Sampai lokasi, korban itu sempat bergerak, karena itu dua anggota keluarga korban langsung berusaha memotong tali yang digunakan untuk gantung diri. Tapi setelah diangkat dan diletakkan korban sudah meninggal," imbuhnya.
Mendapati informasi tersebut, polisi bersama tim medis Puskesmas II Nglipar langsung mendatangi lokasi. Polisi menemukan seutas tali tampar berwarna biru yang terikat di sebuah tiang jemuran dari kayu yang terletak di depan rumah korban.
"Talinya itu dikaitkan ke tiang kayu yang berjarak sekitar 2 meter dari tanah, dan korban duduk di anak tangga yang menjorok ke bawah. Jadi saat gantung diri itu posisi korban duduk," ucapnya.
"Dari pemeriksaan medis tadi ditemukan bekas jeratan di leher dan tidak ada bekas penganiayaan. Jadi bisa dikatakan murni gantung diri," imbuhnya.
Dari keterangan pihak keluarga menyebut bahwa sebelum gantung diri, korban sempat menyuruh istrinya yakni Juminten (48) untuk pergi ke Pasar jam 2 dini hari. Hal itu kemungkinan agar sang istri tidak mengetahui niatannya untuk gantung diri.
Selain itu, korban ternyata mengidap penyakit komplikasi yang dideritanya selama 3 bulan belakangan ini.
"Dugaan sementara, dia (Slamet) gantung diri karena depresi dengan penyakit yang diidapnya tak kunjung sembuh. Karena dia mengidap penyakit ginjal, jantung dan strokenya," ucapnya.
Sumarya mengatakan bahwa pihak keluarga sudah menerima kejadian tersebut. Jenazah Slamet rencananya akan dimakamkan hari ini.
(detik.com)


Berita Lainnya
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Personil Polsek Gas dan forkopincam Serta Masyarakat lakukan Gotong Royong di Kelurahan Teluk Pinang
Untuk Gizi Anak Bangsa, Koramil 07/Reteh Dukung Penuh Pelaksanaan MBG di Pulau Kijang
Harmonisasi Hubungan dengan Warga Binaan, Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Komsos di Desa Pasanggrahan
Upaya Pencegahan Kembali Dilaksanakan, Babinsa Koramil 07/Reteh Lakukan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Madani
Peltu Doni Akmal: Koramil 09/Kemuning Komitmen Dukung MBG Karena Penting untuk Kesehatan Siswa
Sat Reskrim Polres Inhil Bersama BPOM dan Disperindag Laksanakan Operasi Pasar Jelang Ramadhan 1447 H
Personil Polsek Gas dan forkopincam Serta Masyarakat lakukan Gotong Royong di Kelurahan Teluk Pinang
Untuk Gizi Anak Bangsa, Koramil 07/Reteh Dukung Penuh Pelaksanaan MBG di Pulau Kijang
Harmonisasi Hubungan dengan Warga Binaan, Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Komsos di Desa Pasanggrahan
Upaya Pencegahan Kembali Dilaksanakan, Babinsa Koramil 07/Reteh Lakukan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Madani
Peltu Doni Akmal: Koramil 09/Kemuning Komitmen Dukung MBG Karena Penting untuk Kesehatan Siswa