Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Kecelakaan Pesawat Marak Terjadi karena Tingkat Disiplin dan Pengawasan Kurang
MEDIALOKAL.CO - Kecelakaan pesawat terbang masih terus terjadi di Indonesia. Teranyar adalah jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP yang mengangkut 181 penumpang di perairan Karawang, Jawa Barat. Apa penyebab masih maraknya kecelakaan pesawat?
Pengamat penerbangan, Chappy Hakim menilai, maraknya kecelakaan pesawat terjadi karena tingkat kedisiplinan yang rendah dari pihak maskapai untuk memenuhi rasa kepuasan pelanggan.
Pihak maskapai dinilai sering mengabaikan persoalan kecil yang kadang bisa berakibat fatal. Dia meminta maskapai dan otoritas penerbangan menjadikan kecelakaan Lion Air sebagai ajang instrospeksi sekaligus refleksi untuk perbaikan.
"Sebenarnya refleksi disiplin pelaku benerbangan itu mudah. Pesawat on time," kata Chappy dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya Network yang bertajuk "Awan Hitam Penerbangan Kita" di sebuah restoran di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).
"Akibat dari banyaknya penumpang, kita sering juga dengar dari media, kadang-kadang (pesawat) delay, itu terkadang chaos dan kemudian petugasnya kabur," tambahnya.
Selain itu, lanjut dia, pengawasan dari Kementerian Perhubungan terhadap seluruh maskapai di Tanah Air masih sangat kurang. Maka tak heran, pihak maskapai kerap kali mengorbankan penumpang demi mendapat keuntungan lebih.
"Harus ada pengawasan yang tinggi," tekannya.
Menurutnya Kemenhub harus berani mengeluarkan sanksi tegas kepada sebuah maskapai penerbangan melakukan pelanggaran. "Tiga simpul ini kalau tidak terjadi, maka sangat mungkin menyebabkan terjadinya kecelakaan," pungkasnya.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat