Kecelakaan Pesawat Marak Terjadi karena Tingkat Disiplin dan Pengawasan Kurang
MEDIALOKAL.CO - Kecelakaan pesawat terbang masih terus terjadi di Indonesia. Teranyar adalah jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP yang mengangkut 181 penumpang di perairan Karawang, Jawa Barat. Apa penyebab masih maraknya kecelakaan pesawat?
Pengamat penerbangan, Chappy Hakim menilai, maraknya kecelakaan pesawat terjadi karena tingkat kedisiplinan yang rendah dari pihak maskapai untuk memenuhi rasa kepuasan pelanggan.
Pihak maskapai dinilai sering mengabaikan persoalan kecil yang kadang bisa berakibat fatal. Dia meminta maskapai dan otoritas penerbangan menjadikan kecelakaan Lion Air sebagai ajang instrospeksi sekaligus refleksi untuk perbaikan.
"Sebenarnya refleksi disiplin pelaku benerbangan itu mudah. Pesawat on time," kata Chappy dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya Network yang bertajuk "Awan Hitam Penerbangan Kita" di sebuah restoran di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).
"Akibat dari banyaknya penumpang, kita sering juga dengar dari media, kadang-kadang (pesawat) delay, itu terkadang chaos dan kemudian petugasnya kabur," tambahnya.
Selain itu, lanjut dia, pengawasan dari Kementerian Perhubungan terhadap seluruh maskapai di Tanah Air masih sangat kurang. Maka tak heran, pihak maskapai kerap kali mengorbankan penumpang demi mendapat keuntungan lebih.
"Harus ada pengawasan yang tinggi," tekannya.
Menurutnya Kemenhub harus berani mengeluarkan sanksi tegas kepada sebuah maskapai penerbangan melakukan pelanggaran. "Tiga simpul ini kalau tidak terjadi, maka sangat mungkin menyebabkan terjadinya kecelakaan," pungkasnya.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan