Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Ada Usulan Agar Pengobatan Tradisional Sekalian Ditanggung BPJS
Agus Wirajaya
DPW AHKI (Asosiasi Hipnoterapis Klinik Indonesia) Bali-Nusra
MEDIALOKAL.CO - Adalah usulan menarik untuk memasukkan pengobatan tradisional ke dalam pengobatan arus utama (mainstream), karena ini akan memberikan alternatif bagi masyarakat dalam berobat.
Bahkan, kalau bisa akan lebih bagus jika pengobatan tradisional ini juga sekalian ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Tetapi, memang masih ada pekerjaan rumah (PR) dan potensi masalah dalam proses eksekusi rencana tersebut, karena belum adanya standarisasi yang jelas, baik itu menyangkut pendidikan maupun kompetensi dari balian yang bisa dijadikan patokan umum, seperti halnya SOP (Prosedur Operasional Standar) bagi dokter dalam menangani pasien.
Sebaiknya dibuatkan standarisasi dulu, sehingga pelaksanaannya bisa dipertanggungjawabkan.
Misalnya, bagaimana klaim andaikata terjadi malpraktik.
Hal ini juga demi kenyamanan bagi mereka yang saat ini memperjuangkan pentingnya standardisasi, sertifikasi, dan kompetensi profesi.
Jika tidak ada hal-hal tersebut (standarisasi, sertifikasi dan kompetensi profesi), maka tentu ini akan menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi profesi tenaga medis (dokter) yang harus bertahun-tahun belajar dan mengambil pendidikan profesi, baru kemudian boleh praktik.
Juga, tidak adanya asosiasi profesi akan menjadi masalah tersendiri.
Sebab, tidak ada pengawasan atas praktik yang dilakukan para penyembuh tradisional atau alternatif.
Namun jika memang ini sungguh-sungguh mau dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Bali, seharusnya dipertimbangkan juga untuk profesi pengobatan lain seperti sinshe, penyembuh prana/reiki, dukun beranak, totok dan akupresur, dan hipnoterapis.
Semoga dipikirkan dengan sungguh-sungguh agar tidak menjadi persoalan pelik di kelak kemudian hari dalam pelaksanaannya.(*)
Sumber : TRIBUN-BALI.COM


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat