Cegah Penyakit Campak Dan Rubella, Dinkes Bengkalis Beri Vaksinasi MR ORI Kepada anak Usia 1-5 Tahun
BENGKALIS, (medialokal.co) - Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis melalui dinas Kesehatan terus berkomitmen untuk mencapai eliminasi penyakit campak (measles) dan pengendalian penyakit Rubella (Congenital Rubella Syndrome) pada tahun 2024. salah satu strateginya dengan melaksanakan vaksinasi MR ORI (Outbreak Response Immunization).

Hal itu dikatakan kepala dinas Kesehatan kabupaten Bengkalis melalui Irawadi. SKM.MPH kepala bidang pencegahan pengendalian penyakit. menurutnya penyakit campak maupun rubella ada penyakit serius yang harus di cegah, jangan sampai terjadi pada anak karena bisa membuat anak menjadi cacat.
"Vaksinasi MR ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 9 bulan s.d kurang dari 16 tahun. upaya ini untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella secara cepat, tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya.
"Kalau kena rubella, mungkin tidak meninggal, tapi cacatnya luar biasa, bisa mengalami kebutaan, ketulian. Kita cegah ini dengan imunisasi," kata Irawadi. SKM.MPH

Katanya lagi, kegiatan imunisasi ini akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, 2 dan 6 bulan kemudian, sasaran kita kemaren di bulan januari adalah sekolah yang ada didesa Sungai Alam dan desa Air Putih, total sasaran 4.980 di dua desa, untuk total cangkupan yang sudah di vaksin MR sebanyak 4.250 pada saat ini sudah mencapai 85,34% yang sudah di Vaksinasi MR," jelas Irawadi lagi

Kembali Irawadi menjelaskan, tidak ada pengobatan untuk penyakit campak dan rubella, namun penyakit ini dapat dicegah. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk kedua penyakit ini. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.

"Tentunya Melalui Vaksinasi MR ORI (Outbreak Response Immunization ) dengan cakupan yang tinggi, diharapkan akan tercapai eliminasi penyakit campak dan pengendalian penyakit rubella sehingga anak-anak di kabupaten Bengkalis dapat terlindungi dari penyakit berbahaya dan menimbulkan kecacatan," pungkas Irawadi**


Berita Lainnya
BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH
Polisi Cinta Petani: IPTU Andrianto Turun ke Sungai Luar, Dampingi Warga Rawat Semangka
Kapolsek Keritang Dorong Ketahanan Pangan, Kanit Samapta Sambangi Lahan Padi Warga di Kotabaru Reteh
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Peternakan Kambing Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Batang Tuaka Turun ke Junjangan, Kawal Lahan Padi Demi Swasembada Pangan
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog
BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH
Polisi Cinta Petani: IPTU Andrianto Turun ke Sungai Luar, Dampingi Warga Rawat Semangka
Kapolsek Keritang Dorong Ketahanan Pangan, Kanit Samapta Sambangi Lahan Padi Warga di Kotabaru Reteh
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Peternakan Kambing Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Batang Tuaka Turun ke Junjangan, Kawal Lahan Padi Demi Swasembada Pangan
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog