LAM Riau Akan Anugerahkan Gelar Adat untuk Kasal TNI Laksamana Muhammad Ali
Pekanbaru, MEDIALOKAL - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) akan menganugerahkan gelar adat kepada Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Muhammad Ali.
Gelar adat yang akan diberikan kepada pria dengan bintang empat itu adalah sebagai Datuk Seri Segara Utama Setia Wangsa. Kasal Muhammad Ali sebelumnya pernah menjabat sebagai Danlanal Kota Dumai dan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) berpusat di Tanjung Pinang.
"Ada pun makna dari gelar adat ini yakni seorang pemimpin yang penuh dengan kilau cahaya kebaikan dan kemuliaan, memiliki kekuatan bagai air, menjunam dalam dapat menenggelam. Sekaligus, memiliki gelombang kekuatan yang besar, serta mampu pula menggunakan kedalaman dan kekuatannya untuk menjalankan kewajiban dan menjunjung kesetiaan kepada bangsa dan negara," papar Ketua DPH LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, akhir pekan ini.
Rencana pemberian gelar kepada Kasal Laksamana Muhammad Ali sudah melalui alur patut. Kajian yang dilakukan tim penapis sebagai pertimbangan pemberian gelar diantaranya atas jasa dan kedekatannya kepada masyarakat Dumai, lebih khusus lagi orang melayu yang ada di kota minyak tersebut.
Bahkan sampai saat ini, meski sudah lama meninggalkan Dumai, namun hubungan kedekatan itu tetap dapat dirasakan. Selain itu, istrinya bernama Fera Muhammad Ali merupakan kelahiran Terempa Kepulauan Riau.
"Alhamdulillah, 27 Mei lalu kita sudah merisik (meminang) untuk diberikan gelar adat. Beliau menyambut kita dari LAM Riau dengan penuh kekeluargaan di Jakarta," ujar Datuk Taufik Ikram Jamil.
Selain Laksaman Muhammad Ali, sejumlah tokoh nasional dapat gelar adat dari LAM Riau diantaranya Hamengkubowono IX, mantan presiden Susilo Bambang Yudoyono semasa menjabat, Presiden Joko Widodo, Wakapolri Gatot Edy Purnomo saat menjabat. Pemberian gelar adat kepada Laksamana Muhammad Ali diberikan pada 5 Juni nanti, diberikan pada puncak milad ke-54 LAMR.
Milad dimulai dari 3 Juni dimulai dengan acara majlis zikir. Kemudian 4 Juni, acara dilanjutkan menegakan payung panji adat, penyembelihan kerbau, orasi budaya, silat, zapin, syair, randai kuantan. Lalu, Pada 5 Juni penganugerahan gelar adat kepada Kasal Laksamana Dr Muhammad Ali. Pada 6 Juni, ziarah ke makam tokoh LAMR.


Berita Lainnya
Siap Amankan Idul Fitri 2026, Kapolres Inhil Tinjau Pos Pengamanan
Kapolsek Kemuning Pimpin Apel Pagi Pos Pam Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Babinsa Koramil 07/Reteh Komsos, Kelurahan Madani Siap Wujudkan Masyarakat Harmonis
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Desa Sanglar dengan Rutin
Tidak Ditemukan Titik Api dan Asap di Wilayah Perbatasan saat Babinsa Koramil 04/Kuindra Patroli Tapal Batas
Pratu Jimmy: Komsos Bukan Sekedar Rutinitas
Siap Amankan Idul Fitri 2026, Kapolres Inhil Tinjau Pos Pengamanan
Kapolsek Kemuning Pimpin Apel Pagi Pos Pam Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Babinsa Koramil 07/Reteh Komsos, Kelurahan Madani Siap Wujudkan Masyarakat Harmonis
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas di Desa Sanglar dengan Rutin
Tidak Ditemukan Titik Api dan Asap di Wilayah Perbatasan saat Babinsa Koramil 04/Kuindra Patroli Tapal Batas
Pratu Jimmy: Komsos Bukan Sekedar Rutinitas