Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pengamat: Terobosan PKS Patut Dapat Apresiasi
MEDIALOKAL.CO - Menghadapi Pemilu 2019, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membuat terobosan dengan menawarkan janji politik berupa penghapusan pajak kendaraan roda dua cc rendah dan pemberlakuan SIM seumur hidup.
Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Sarwi Chaniago mengatakan, janji politik ini merupakan respons PKS terhadap situasi dan kondisi riil yang dihadapi masyarakat yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Menurut Pangi, penghapusan pajak kendaraan bermotor dan pemberlakuan SIM seumur hidup merupakan paket kebijakan yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat bawah (miskin).
Pangi mengatakan, kebijakan ini adalah bentuk keberpihakan pada masyarakat yang lebih luas terutama masyarakat kelas bawah yang dalam rezim Presiden Joko Widodo cenderung diabaikan.
"Rezim saat ini terkesan lebih mementingkan kelompok kelas menengah ke atas dengan mengeluarkan banyak paket kebijakan mulai dari tax amnesty, tax holiday dan tax cut serta penyedian infrastruktur penunjang lainnya," kata Pangi, Minggu (25/11).
Menurut Pangi, keberpihakan kepada masyarakat adalah kunci dan prasyarat utama bagi para politisi dan partai politik untuk meraih simpati mendapat dukungan rakyat.
Dia menegaskan keberanian PKS menawarkan janji politik berupa paket kebijakan ini patut diapresiasi. Menurutnya, langkah politik ini setidaknya bisa memecah kebuntuan di tengah situasi politik nasional yang hiruk-pikuk namun jauh dari substansi.
Langkah politik ini semestinya juga bisa dicontoh oleh partai-partai lainnya untuk berani menawarkan sesuatu yang lebih riil, serta program yang betul betul dibutuhkan rakyat. "Ketimbang hanya hanyut oleh hiruk-pikuk politik nasional dan mengekor di bawah bayang-bayang capres-cawapres yang mereka dukung," ujarnya.
Namun ironisnya, kata Pangi, capres-cawapres yang mereka dukung belum sepenuhnya memberi harapan dan visi yang jelas. "Masih terjebak dalam sensasi ketimbang substansi," kata Pangi lagi. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih