Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pimpinan MPR Lantik Immanuel Blegur dan Eddy Kuntadi
MEDIALOKAL.CO - Wakil Ketua MPR Mahyudin melantik dan memandu pengucapan sumpah janji terhadap dua orang anggota MPR Pergantian Antar Waktu (PAW) di Ruang Delegasi Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (23/11/2018). Kedua anggota MPR PAW dari Fraksi Partai Golkar yang akan menjalani sisa masa jabatan tahun 2014 ? 2019 itu adalah Immanuel Ekadianus Blegur dan Eddy Kuntadi.
Mahyudin mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada anggota MPR PAW yang baru saja mengucapkan sumpah. "Saya ucapkan selamat datang dan selamat bergabung di MPR," ujarnya.
Mahyudin sapaan menambahkan tugas berat telah menanti para anggota MPR PAW yang baru saja dilantik. Terlebih tahun ini memasuki tahun politik. Mahyudin mengharapkan anggota MPR PAW bisa mendorong tugas MPR memperkuat persatuan.
"Tugas berat menanti kita. Apalagi memasuki tahun politik. Kehadiran saudara bisa membantu tugas MPR memperkuat persatuan. Pilihan boleh beda, partai politik boleh beda, tapi Merah Putih kita tetap sama. Selamat datang, selamat bertugas," kata Mahyudin.
Dalam pengucapan sumpahnya, Immanuel Blegur berjanji akan memenuhi kewajibannya sebagai anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945.
Dalam menjalankan kewajiban sebagai anggota MPR, Ima mengatakan akan bekerja dengan sungguh-sungguh, demi tegaknya kehidupan demokrasi, serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi, seseorang dan golongan.
"Saya akan memperjuangkan aspirasi rakyat dan daerah yang saya wakili untuk mewujudkan tujuan nasional demi kepentingan pribadi, seseorang dan golongan, " kata pria yang akrab disapa Ima tersebut.
Usai dilantik, politisi dari Partai Golkar itu mengatakan sebagai anggota MPR RI yang diberi amanat dan mengemban tugas mewakili dan melayani aspirasi rakyat, selama dua minggu terakhir dirinya telah menemui berbagai elemen masyarakat di NTT, sebagaimana tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota MPR untuk mensosialisasikan empat pilar kebangsaan.
"Dua pekan terakhir, saya turun ke NTT setiap Sabtu-Minggu. Semua elemen masyarakat di NTT, saya sapa, generasi muda, petani, nelayan, atlit, seniman, pelukis. Jadi saya sudah mulai bekerja menyerap aspirasi masyarakat di NTT," kata anggota MPR RI utusan Golongan periode 1997-1999 itu.
Dengan Keppres No.196/P.Tahun 2018, 24 Oktober, Imanuel Blegur yang berasal dari Fraksi Partai Golkar dari daerah pemilihan NTT2 (Timor, Sumba, Sabu Raijua dan Rote Ndau), dilantik Ketua DPR, menggantikan mantan Ketua DPR Setya Novanto yang tersangkut masalah hukum e-KTP oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sedangkan Eddy Kuntadi menggantikan Enny Saragih (dapil Jatim IX).
Turut hadir dalam pelantikan tersebut Wakil Ketua Fraksi Golkar MPR RI bidang pengkajian Hardisoesilo.(spiritriau.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat