Pilihan
Polres Siak Intensifkan Pengamanan di Rest Area KM 45 Kandis
Polsek Bungaraya Bagikan 100 Bibit Pohon Berkah Sambut Idul Fitri 1447 H
DP2KBP3A Inhil Himbau Masyarakat untuk Tidak Melakukan Pernikahan Dini
Tembilahan -Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) melalui Forum Anak (FA) terus berupaya dan Himbauan untuk tidak melakukan pernikahan dini.
Kepala Dinas P2KBP3A Inhil menyampaikan tentunya kita berkomitmen untuk tidak terjadi pernikahan dini atau anak yang belum mencapai usia minimal, karena sangat rentan angka risiko kematian bayi lebih besar, bayi lahir dalam keadaan prematur, kurang gizi, dan anak berisiko terkena hambatan pertumbuhan atau stunting.
“Besar harapan kita semua yang telah memberikan upaya, kinerja, dan sumbangsih terbaiknya dalam merespon permasalahan nasional, yaitu perkawinan anak, tentunya mencegah pernikahan di bawah umur, Tentu hal ini sangat berdampak terhadap ketahanan nasional dan tantangan mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing," jelasnya.
Menurutnya, berdasarkan UUD terlihat, Pemaksaan perkawinan Pasal (10) UU TPKS menyebutkan bahwa pelaku perkawinan paksa bisa dipidana penjara paling lama 9 tahun dan denda maksimal Rp 200 juta.
Perkawinan Paksa yang dimaksud termasuk perkawinan anak, pemaksaan perkawinan dengan mengatasnamakan praktik budaya, dan pemaksaan perkawinan korban dengan pelaku perkosaan dengan itu perlu melakukan berbagai upaya dan program untuk mencegah perkawinan anak di bawah umur di Indonesia, salah satunya adalah Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak ( DRPPA) yang telah dideklarasikan pada tahun 2020 lalu, ” katanya
Melalui Forum Anak Daerah dapat melakukan aksi strategi sebagai inovasi dan inspirasi upaya pencegahan perkawinan anak dibawah umur di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.
“Besar harapan saya bahwa komitmen bersama yang akan kita bangun saat ini akan membuka pandangan kita terhadap berbagai permasalahan yang kita hadapi, kami yakin masyarakat mempunyai cara pandang ataupun terobosan baru untuk bersama mencegah perkawinan anak Dibawah umur tentunya sebagai perlindungan bagi anak dan menjunjung tinggi adat istiadat , hal ini semua dilakukan demi kepentingan terbaik bagi anak,” pungkasnya.


Berita Lainnya
Rutinitas Babinsa Koramil 04/Kuindra Melakukan Komsos Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Keamanan Lingkungan Terjaga
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM dan Himbau Masyarakat Jaga Keamanan
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Aman dari Titik Api
Babinsa Koramil 03/Tpl Sertu Ichlas Manalu Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Pemuda Desa Danau Pulai Indah
Pemerintah Desa Lubuk Besar Tegaskan Pembangunan Gedung MDA dan Jalan Sesuai RAB dan Aturan
Rutinitas Babinsa Koramil 04/Kuindra Melakukan Komsos Bersama Warga Binaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Keamanan Lingkungan Terjaga
Babinsa Koramil 07/Reteh Laksanakan Pengawasan SDM dan Himbau Masyarakat Jaga Keamanan
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Pastikan Wilayah Aman dari Titik Api
Babinsa Koramil 03/Tpl Sertu Ichlas Manalu Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Pemuda Desa Danau Pulai Indah
Pemerintah Desa Lubuk Besar Tegaskan Pembangunan Gedung MDA dan Jalan Sesuai RAB dan Aturan