Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Jokowi: Mereka Enggak Ngerti, Gak Ngerti
MEDIALOKAL.CO - Presiden Joko Widodo mengatakan pemerintah tidak hanya berkutat membangun infrastruktur. Membantu masyarakat prasejahtera menjadi sejahtera melalui Program Keluarga Harapan (PKH) juga dilakukan.
Lewat program itu, kata presiden yang beken disapa dengan panggilan Jokowi, pemerintah tidak hanya bicara dari sisi ekonominya, tapi juga kesehatan dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) keluarga penerimanya.
"Inilah wujud dari sebuah keberpihakan negara pada rakyatnya. Jangan ada ngomong lagi urusan hanya infrastruktur-infrastruktur. Mereka enggak ngerti kita punya PKH. Gak ngerti," kata Jokowi.
Hal itu disampaikannya dalam acara Pengarahan Presiden dalam rangka Jambore Sumber Daya Program Keluarga Harapan Tahun 2018 di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (13/12). Hadir ketika itu ratusan pendamping PKH, Menko PMK Puan Maharani dan Mensos Agus Gumiwang Kartasamita.
Kepada para pendamping, Jokowi meminta mereka ikut mengawasi bahwa dana bantuan yang tahun ini sebesar Rp 19 triliun sampai kepada penerimanya. Apalagi pada tahun depan alokasinya meningkat jadi Rp 34 triliun.
"Tahun depannya lagi engak tahu melompat berapa lagi (alokasinya). Memastikan bahwa bantuan sampai ke penerima manfaat penting sekali. Ini adalah Tugas bapak ibu," sebut Kepala Negara.
Lewat PKH, pemerintah berharap keluarga yang masuk kategori miskin bisa naik level jadi keluarga mampu. Karena itu pemutakhiran datanya harus terus dilakukan. Sehingga ketahuan berapa banyak keluarga yang lulus dari program ini menjadi keluarga sejahtera.
"Harus semakin tahun semakin banyak yang lulus. Jangan pada seneng menikmati ini. Saya juga ingin bapak ibu dan sekalian ajari masyarakat untuk tidak ada ketergantungan. Ini adalah sifatnya sementara," tandasnya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat