Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Memperingati Hari Ibu Lewat Lakon Sri Huning Mustika
MEDIALOKAL.CO - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar pagelaran ketoprak dengan lakon Sri Huning Mustika Nusantara di Gedung Auditorium TVRI, Jakarta Pusat. Pagelaran ini untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada 22 Desember 2018.
Seni pentas drama tradisional asal Surakarta, Jawa Tengah ini disutradarai oleh Agus Marsudi yang merupakan suami Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
Sementara, naskah ditulis oleh Axl Antora Abimanyu dan penata musik Handoko Himawan.
Drama dilakoni oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Fabulous Fun Fearless Females (F4). Salah satunya, Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kominfo Niken Widiastuti.
Niken mengharapkan, ibu-ibu di Indonesia bisa membangkitkan motivasi mengenai pentingnya memelihara nilai-nilai nasional, kebanggaan nasional dan etos membela negara. Pada era saat ini dengan hadirnya hoaks membuat nilai-nilai nasional tidak terjaga.
"Maka, menjaga nilai nasional itu menjadi penting dilakukan oleh ibu-ibu," kata Niken di di sela-sela acara, Selasa (18/12) malam.
Sementara itu, koordinator acara Rini Nur Adiati mengatakan, ketoprak merupakan seni pertunjukan rakyat yang bisa digunakan sebagai media komunikasi. Ketoprak dinilai efektif sebagai alat menyampaikan informasi dari masyarakat kepada pemerintah.
Kemudian, dari pemerintah kepada masyarakat tanpa harus kehilangan fungsinya sebagai media hiburan.
Melalui pertunjukkan itu, kata dia, F4 ingin menyampaikan isu-isu kekinian yang menyangkut kaum perempuan Indonesia.
"Pendekatan budaya akan lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat. Pementasan ini juga merupakan upaya ikut melestarikan seni pertunjukkan tradisional yang kini mulai ditinggalkan seiring kemajuan era digital," ungkapnya.
F4 merupakan komunitas yang beranggotakan kaum perempuan. Mereka umumnya bertugas di kementerian atau lembaga, BUMN atau BUMD, pegawai swasta, dosen, jurnalis, serta pegiat masyarakat sipil. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat