Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Tabung Harmoni Hijau Polda Riau Jadi Proyek Percontohan Integrasi SPPG
Pekanbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Riau mengambil langkah maju dalam menjamin keamanan dan kualitas pangan, khususnya dalam mendukung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang baru diresmikan. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mengembangkan prototipe pangan yang terintegrasi dengan Tabung Harmoni Hijau di Rumbai, Pekanbaru, bekerja sama dengan Pemerintah Kota.
Menurut Kapolda, fokus utama saat ini adalah memastikan keamanan pangan dari hulu ke hilir diperhatikan dengan baik. Dengan skema tersebut, pemenuhan gizi aman dan berkualitas terjamin baik karena didapatkan langsung dari Tabung Harmoni Hijau yang pembibitannya dan pengelolaannya diawasi dengan baik.
"Keamanan pangan dari hulu ke hilir harus diperhatikan dengan baik, dimulai dari proses dan skema yang sedang kita buat yang dibantu Pak Wali Kota (Pekanbaru) di Rumbai," ujar Irjen Herry Heryawan saat meresmikan SPPG Polda Riau 2 di Pekanbaru, Kamis (30/10/2025).
Prototipe yang sedang dirancang ini melibatkan portofolio Tabung Harmoni Hijau yang sudah disiapkan untuk menjadi sumber bahan pangan utama dalam pemenuhan MBG. Konsepnya mencakup pertanian dan peternakan yang terintegrasi.
"Kita lihat portofolio tentang lahan yang sudah kita siapkan dengan Pak Wali, (untuk) tanam jagung, peternakan ayam, telur, dan lain sebagainya. Insyaallah ini menjadi satu prototipe yang bagus di Provinsi Riau," jelas Kapolda.
Harapannya, bahan makanan yang nantinya didistribusikan ke Dapur-dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Pekanbaru seluruhnya akan berasal dari lokasi percontohan ini, sehingga siklus dan kontrol kualitas dapat dilaksanakan dengan baik.
Irjen Herry Heryawan mengakui bahwa proyek sebesar ini memerlukan waktu yang tidak sebentar, diperkirakan memakan waktu antara satu hingga dua tahun untuk mencapai kematangan.
"Memang waktunya panjang, satu atau sampai dua tahun, tetapi kita harus bersyukur kita sudah memulai," katanya.
Lokasi percontohan ini juga mengintegrasikan program lingkungan Green Policing yang dicanangkan Polda Riau. Kapolda mengatakan Tabung Harmoni Hijau akan diresmikan oleh Gubernur Riau Abdul Wahid dalam waktu dekat.
"Nanti Pak Gubernur akan datang meresmikan di akhir Bulan Desember setelah ayam-ayam di sana sudah bertelur," katanya.
Ia menambahkan, dengan adanya sumber bahan pangan yang terintegrasi ini, setiap tahap pengelolaan, mulai dari penyajian, dan distribusi makanan yang disalurkan ke masyarakat selalu dapat diawasi dengan cermat. Hal ini dilakukan guna memastikan tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas, sesuai dengan komitmen Polda Riau dalam mendukung program pangan nasional.
"Oleh karena itu, setiap tahap pengelolaan, penyajian, dan distribusi makanan selalu diawasi dengan cermat agar tercapai standar aman, sehat, dan berkualitas," pungkasnya.(*)


Berita Lainnya
Konflik Sawit di Inhu, 1.500 Petani Minta KSO PT TDE Dihentikan
Polda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
Babinsa Serka Yadi Yanto: Kami Siap Dukung Kegiatan MBG
Patroli Tapal Batas: Upaya Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Rutin Lakukan Komsos di Desa Sangsi Undan
SERTU WISNU HADIR, MUSRENBANG KELURAHAN TEMPULING TAHUN 2027 GARAP RENCANA PEMBANGUNAN
Konflik Sawit di Inhu, 1.500 Petani Minta KSO PT TDE Dihentikan
Polda Riau Bangun dan Renovasi 26 Jembatan untuk Keselamatan dan Akses Pendidikan
Babinsa Serka Yadi Yanto: Kami Siap Dukung Kegiatan MBG
Patroli Tapal Batas: Upaya Koramil 07/Reteh Cegah Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Rutin Lakukan Komsos di Desa Sangsi Undan
SERTU WISNU HADIR, MUSRENBANG KELURAHAN TEMPULING TAHUN 2027 GARAP RENCANA PEMBANGUNAN