Babinsa Koramil 04/Kuindra Sisir Desa Tanjung Melayu, Karhutla Dicegah Sejak Awal
Kuala Indragiri – Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 10.20 WIB, Serda Ali B. Harahap melangkah di tapal batas Desa Tanjung Melayu, Kecamatan Kuala Indragiri, Kabupaten Inhil. Babinsa Koramil 04/Kuindra itu datang bukan untuk mencari kesalahan. Ia datang untuk memastikan lahan warga tetap aman dari api.
Patroli tapal batas berlangsung hingga pukul 11.20 WIB. Serda Ali B. Harahap bersama dua warga menyusuri area titik koordinat 0°14'48,803"S 103°24'8,249"E. Mereka mengecek kondisi lahan. Mereka mengintip semak. Mereka mendengar suara hutan. Semua dilakukan agar Karhutla tidak sempat muncul.
Personil gabungan yang dikerahkan berjumlah tiga orang. TNI satu orang dan masyarakat dua orang. Mereka menggunakan dua unit sepeda motor untuk menjangkau wilayah yang jauh. Patroli ini bagian dari upaya Koramil 04/Kuindra menjaga wilayah perbatasan desa dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Hasil patroli menggembirakan. Titik api dan asap nihil. Tidak ada tanda-tanda pembukaan lahan dengan cara membakar. Tidak ada kepulan asap yang mengkhawatirkan. Situasi di Desa Tanjung Melayu aman dan terkendali. Langit masih jernih. Udara masih segar untuk dihirup warga.
Serda Ali B. Harahap mengatakan, pencegahan Karhutla harus dimulai dari kesadaran bersama. “Karhutla bisa dicegah kalau kita semua peduli. Masyarakat ikut patroli, ikut awasi. Kalau ada asap, segera lapor. Jangan tunggu besar. Karena satu titik api bisa bakar ratusan hektar,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia juga mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. “Membakar itu cepat, tapi dampaknya panjang. Kesehatan terganggu, ekonomi lumpuh, hukum menanti. Mari kita jaga tapal batas ini dengan cara yang baik. Tanah kita subur, jangan dirusak dengan api,” tegas Babinsa itu.
Di Tanjung Melayu, Babinsa dan warga sudah seperti keluarga. Serda Ali B. Harahap tidak datang sebagai komandan. Ia datang sebagai tetangga. Ia duduk, berbincang, dan mengajak warga ikut menjaga kampung. Karena menurutnya, tapal batas bukan hanya batas wilayah. Ia adalah batas tanggung jawab.
Koramil 04/Kuindra melaporkan hasil patroli kepada Dandim 0314/Inhil. Laporan ini menjadi bukti bahwa wilayah binaan masih hijau dan terjaga. Selama Babinsa dan masyarakat masih berjalan bersama, maka Karhutla tidak akan mendapat ruang di Kuala Indragiri.
Hari itu, Tanjung Melayu pulang dengan hati tenang. Tidak ada asap. Tidak ada api. Yang ada hanya komitmen bersama untuk menjaga lingkungan. Dan selama Serda Ali B. Harahap masih mau menyusuri tapal batas, maka Inhil akan terus punya alasan untuk bernapas lega.(*)


Berita Lainnya
Di Baris Cabai Parit 7, Polsek Tempuling dan Muhibbah Menenun Swasembada
Dari Cabe hingga Jahe Merah, Personel Polsek Enok Pacu Produktivitas Lahan Lorong Veteran
Enok Bergerak: Dari Lorong Baru ke Dapur Warga, Polri Pacu Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Enok Gaspol Kawal Pekarangan Produktif, Terong dan Serai di Lorong Baru Jadi Amunisi Pangan
Memasuki Musim Kemarau, Polsek Koto Gasib melakukan monitoring Ketahanan Pangan
Tuan Guru Sapat dan Warisan Parit Kelapa, Bupati Herman Ajak Inhil Meneladani Akhlak Ulama
Di Baris Cabai Parit 7, Polsek Tempuling dan Muhibbah Menenun Swasembada
Dari Cabe hingga Jahe Merah, Personel Polsek Enok Pacu Produktivitas Lahan Lorong Veteran
Enok Bergerak: Dari Lorong Baru ke Dapur Warga, Polri Pacu Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Enok Gaspol Kawal Pekarangan Produktif, Terong dan Serai di Lorong Baru Jadi Amunisi Pangan
Memasuki Musim Kemarau, Polsek Koto Gasib melakukan monitoring Ketahanan Pangan
Tuan Guru Sapat dan Warisan Parit Kelapa, Bupati Herman Ajak Inhil Meneladani Akhlak Ulama