Ketika Polisi Duduk Bersama Peternak Asta Cita Presiden Menjadi Nyata di Inhil
Kemuning – Di bawah terik siang Jalan Pendidikan Kelurahan Selensen, seekor kambing mengembik pelan di dalam kandang sederhana. Di situlah, Kamis (21/05/2026) pukul 12.00 WIB, seorang polisi duduk bersila bersama pemiliknya, berbincang tentang pakan, harga, dan harapan hidup*
Aiptu Harapan Hutagalung dari Polsek Kemuning datang bukan untuk memeriksa, tapi untuk mendengar. Sambang yang ia lakukan adalah bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional, bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Di kandang milik Suparno, warga setempat, aktivitas peternakan berjalan normal. Kandang bersih, pakan hijauan tersedia, dan perawatan rutin dilakukan pemiliknya dengan penuh ketelatenan. Di sinilah ketahanan pangan tidak dimulai dari rapat besar, tetapi dari tangan-tangan kecil yang merawat ternak setiap hari.
“Kita hadir untuk memberi dukungan dan memastikan masyarakat yang bergerak di sektor peternakan tetap semangat mengembangkan usahanya,” kata Aiptu Harapan, yang akrab disapa Galung.
Baginya, sektor peternakan adalah urat nadi ekonomi keluarga. Ketika satu kandang terawat, satu keluarga punya harapan untuk hidup lebih mandiri. Ketika banyak kandang hidup, desa pun menjadi kuat.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, dialog mengalir. Galung tidak hanya bertanya soal ternak, tetapi juga mengajak warga memanfaatkan potensi peternakan sebagai penguat ekonomi keluarga. Ia mengingatkan, swasembada pangan dimulai dari halaman rumah sendiri.
Sambang ini juga menjadi ruang untuk menitipkan pesan kamtibmas. Polisi dan warga berbincang seperti sahabat, menjaga agar keamanan lingkungan tetap terjaga bersamaan dengan tumbuhnya usaha rakyat.
Polsek Kemuning menegaskan, ketahanan pangan bukan tugas satu pihak. Ia adalah kerja bersama antara negara, aparat, dan masyarakat yang tidak lelah merawat tanah dan ternaknya.
Di Selensen, Polri menunjukkan bahwa pengabdian bisa sesederhana duduk di pinggir kandang, mendengar cerita peternak, dan memastikan mereka tidak berjalan sendiri. Dari sanalah, Asta Cita Presiden menemukan wajahnya yang paling manusiawi. (*)


Berita Lainnya
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
Dari KM 04 Nusantara Jaya, Polsek Keritang Tegakkan Komitmen Dukung Petani Lokal
Pemko Arogan, Serobot Tanah Warga ber-SHM!!
Dari SMPN 2 Enok, Polsek Enok Kawal Program Asta Cita Presiden Lewat Pekarangan
AIPDA Krisman Wahyuda: Pekarangan Produktif Kunci Ketahanan Pangan Keluarga
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kampung Teluk Merempan Menemui Warga Petani Hagung
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Jadi Motor Penggerak Ketahanan Pangan Desa
Dari KM 04 Nusantara Jaya, Polsek Keritang Tegakkan Komitmen Dukung Petani Lokal
Pemko Arogan, Serobot Tanah Warga ber-SHM!!
Dari SMPN 2 Enok, Polsek Enok Kawal Program Asta Cita Presiden Lewat Pekarangan
AIPDA Krisman Wahyuda: Pekarangan Produktif Kunci Ketahanan Pangan Keluarga
Dukung Program Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Kampung Teluk Merempan Menemui Warga Petani Hagung