ADVETORIAL
Bupati Herman Pimpin Evaluasi Maret 2026: OPD Diminta Gaspol Tuntaskan Program
TEMBILAHAN – Aula Kantor Bapperida Indragiri Hilir penuh oleh para kepala OPD dan camat yang duduk bersama Bupati Herman untuk menimbang satu hal: sejauh mana pembangunan Inhil benar-benar berjalan, bukan hanya di atas kertas, dalam Rapat Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan periode Maret Tahun Anggaran 2026 pada Kamis, 9 April 2026.
Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati H. Herman. Hadir pula Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, Asisten II Setda Dwi Budianto, serta unsur terkait lainnya. Tujuannya jelas: mengendalikan sekaligus mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan fokus utama evaluasi kali ini. Pembangunan infrastruktur harus dipacu. Ia mendorong peningkatan dukungan anggaran dari pemerintah pusat, terutama untuk memperkuat sektor pertanian dan memperlancar mobilitas masyarakat.
Meski sebagian perencanaan masih mengacu pada tahun sebelumnya, Bupati meminta realisasi fisik dan keuangan tidak menunggu. Harus dipacu maksimal agar kualitas pelayanan kepada masyarakat segera terasa.
“Evaluasi ini bukan sekadar capaian angka, tetapi bagaimana program yang dijalankan benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Saya minta seluruh OPD bergerak cepat, fokus, dan menuntaskan kegiatan yang masih tertinggal,” tegasnya.
Perhatian khusus diberikan pada Dana Alokasi Khusus (DAK). Bupati mengingatkan bahwa DAK memiliki tenggat waktu ketat dari pemerintah pusat. Keterlambatan penyerapan bisa berarti hilangnya kesempatan membangun.
“DAK memiliki tenggat waktu yang ketat. Jangan sampai ada keterlambatan. OPD pengelola harus lebih proaktif dan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu,” tambahnya.
Ada empat poin utama yang menjadi pegangan evaluasi kali ini. Pertama, percepatan anggaran: optimalisasi akses dan penyerapan dana dari pusat dan provinsi untuk memperkuat pembangunan daerah. Kedua, peningkatan infrastruktur: memprioritaskan pembangunan jalan dan jembatan sebagai penunjang distribusi hasil pertanian dan konektivitas antar wilayah.
Ketiga, kepatuhan administrasi: menghindari penumpukan realisasi fisik dan penyerapan anggaran di akhir tahun, dengan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku. Keempat, dampak pembangunan: menegaskan bahwa setiap program adalah bentuk komitmen daerah memaksimalkan anggaran agar berdampak langsung bagi masyarakat.
Rapat ditutup dengan penyampaian langkah tindak lanjut dari masing-masing OPD. Komitmen bersama pun ditegaskan: meningkatkan capaian kinerja pembangunan hingga akhir Tahun Anggaran 2026. Bagi Bupati Herman, evaluasi bukan akhir, melainkan cambuk agar roda pembangunan Inhil terus melaju dan sampai ke masyarakat yang membutuhkan. (Adv)


Berita Lainnya
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog
Bhabinkamtibmas Desa Sencalang Sambangi Lahan Kacang Panjang Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Kebun Cabai Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Polsek Enok Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Tanaman Produktif
Dorong Produktivitas Ekonomi Masyarakat, Bhabinkamtibmas Enok Pantau Tanaman di Perkarangan Rumah
Kemuning Hadir Menjunjung Marwah: Camat Nurliatin Ajak Warga Bangga pada Adat di Milad Inhil ke-61
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog
Bhabinkamtibmas Desa Sencalang Sambangi Lahan Kacang Panjang Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Kebun Cabai Warga, Dukung Program Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Polsek Enok Ajak Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Tanam Tanaman Produktif
Dorong Produktivitas Ekonomi Masyarakat, Bhabinkamtibmas Enok Pantau Tanaman di Perkarangan Rumah
Kemuning Hadir Menjunjung Marwah: Camat Nurliatin Ajak Warga Bangga pada Adat di Milad Inhil ke-61