Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Jadi Pembicara Rapat KOPEK, HM Wardan: Kami Serius Dan Fokus Cari Solusi Fluktuasi Harga Kelapa
BALI - Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan mengemukakan komitmennya untuk terus mencarikan solusi atas problema harga kelapa masyarakat yang disampaikannya saat menjadi pembicara pada forum rapat pemantapan Koalisi Kabupaten Penghasil Kelapa atau KOPEK, Jum'at (15/2/2019) di Karangasem, Bali.
"Saat ini, kami serius dan fokus mencari solusi fluktuasi harga kelapa. Berbagai langkah telah kita tempuh sejak tahun 2014 silam," pungkasnya dihadapan para peserta rapat.
Peserta rapat pemantapan itu sendiri merupakan para Kepala Daerah penghasil kelapa se-Indonesia yang tergabung sebagai anggota Kopek, seperti Bupati Karang Asem, Bupati Gorontalo, Bupati Agam, Bupati Tanjung Jabung Barat, Bupati Tanjung Jabung Timur, Bupati Maluku Tenggara Barat, Bupati Penajam Paser Utara, Bupati Kepulauan Sula, Bupati Tanimbar, Bupati Buol dan Bupati Selayar.
Bupati Inhil menuturkan, sejumlah terobosan program untuk mengatasi persoalan harga kelapa telah disusun dan tengah memasuki tahapan pelaksanaan, salah satunya adalah Program Pengolahan Produk Turunan Kelapa yang diintegrasikan dengan penerapan Sistem Resi Gudang.
"Melalui 2 program ini, sektor perkebunan kelapa, khususnya di Kabupaten Inhil menjadi lebih prospektif. Potensi peningkatan harga kelapa di level petani menjadi lebih besar karena pengolahan kelapa menjadi barang jadi atau setengah jadi berada di tangan masyarakat," papar Bupati.
Tidak terhenti pada hilir sektor dan persoalan harga saja, Bupati mengungkapkan langkah terobosan di sektor perkebunan kelapa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Inhil pada hulu sektor yang meliputi program penyelamatan kebun kelapa rakyat.
"Orientasinya adalah produktifitas, yang mana Pemkab Inhil memberikan perhatian khusus pada lahan perkebunan kelapa masyarakat yang rusak akibat banjir ataupu hama yang menyerang," jelas Bupati selaku Kepala Daerah Kabupaten yang berjuluk 'hamparan kelapa terluas dunia' itu.
Hadir mendampingi Bupati Inhil dalam forum rapat pemantapan tersebut, Staf Ahli Bupati Inhil, Hj Zulaikhah Wardan, Kepala Dinas Perkebunan, H Eddiwan Shasby, Kepala Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP), H Helmi D, Kepala Bagian Perekonomian & SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Wanhar serta Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Inhil, Nurahman. (Advetorial)


Berita Lainnya
Babinsa: Kami Siap Bantu dan Lindungi Masyarakat dari Bahaya Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Terus Jaga Kekompakkan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Bantu Warga Desa Sanglar Bongkar Hasil Panen
Babinsa Koramil 07/Rth Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Pame Benteng
MELALUI KOMSOS, BABINSA SERMA DAMRIANTO AJAK WARGA JAGA KETERTIBAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Babinsa Koramil 03/Tpl Rutin Melaksanakan Patroli Tapal Batas dan Sosialisasi Stop Karhutla Kepada Masyarakat
Babinsa: Kami Siap Bantu dan Lindungi Masyarakat dari Bahaya Karhutla
Babinsa Koramil 07/Reteh Himbau Warga Terus Jaga Kekompakkan Kebersamaan
Babinsa Koramil 07/Reteh Bantu Warga Desa Sanglar Bongkar Hasil Panen
Babinsa Koramil 07/Rth Laksanakan Patroli Tapal Batas di Parit Pame Benteng
MELALUI KOMSOS, BABINSA SERMA DAMRIANTO AJAK WARGA JAGA KETERTIBAN DAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN
Babinsa Koramil 03/Tpl Rutin Melaksanakan Patroli Tapal Batas dan Sosialisasi Stop Karhutla Kepada Masyarakat