Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Mendikbud Sebut Banyak TK Swasta Tutup Gara - gara PAUD
MEDIALOKAL.CO - Mendikbud Muhadjir Effendy mengungkapkan banyak TK swasta yang tutup karena keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kejadian ini harusnya tidak terjadi bila desa atau kelurahan tidak berlomba-lomba mendirikan PAUD.
Yang terjadi di lapangan, PAUD tumbuh subur bak jamur. Padahal di wilayah itu sudah ada sekolah TK.
"Kalau mau ikut aturan, sebenarnya tidak boleh ada PAUD, kalau sudah ada sekolah TK swasta. Faktanya kan banyak PAUD yang didirikan karena ada dana desa. Akibatnya banyak sekolah TK swasta tutup dan lagi-lagi Mendikbudnya yang disorot," terang Menteri Muhadjir saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Peluang dan Tantangan Mendidik Generasi PAUD Milenial Berbasis Keluarga di Era Disruptif 4.0 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (16/3).
Dia mengungkapkan, desa yang memiki PAUD sebanyak 63.245. Jumlah desa di Indonesia 83.887. Komitmen program PAUD satu tahun pra SD 80 kab/kota dan 25 provinsi.
Di depan peserta seminar yang digagas Fakultas Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru PAUD UMJ ini, Menteri Muhadjir menegaskan, PAUD itu bukan lembaga pendidikan maupun sekolah. PAUD itu adalah prasekolah.
"PAUD itu bukan sekolah ya. PAUD itu pre school dan baru tahap pembentukan. Yang dibentuk adalah pendidikan karakter, misalnya bagaimana anak mencintai buku dan membaca," terangnya.
Dia mengingatkan kepada orang tua dan guru PAUD, bahwa anak-anak sampai 5 tahun belum aktif berpikir. Mereka masih butuh dibantu orang dewasa sehingga sangat naif bila anak PAUD dipaksa belajar sesuatu yang membosankan bagi anak-anak kecil seperti baca, tulis, menghitung (calistung).
"Pemerintah sudah menganggarkan dana PAUD cukup besar sekitar Rp 5 triliun dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Di mana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD Rp 4 triliun lebih. Sayangnya aturannya terlalu akademik dan bukan menonjolkan pedagogi. Ini yang harus dibenahi agar guru PAUD lebih kreatif dan bukan hanya andalkan calistung," tutupnya. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!