Pilihan
Polsek Koto Gasib Optimalkan hasil panen Jagung Pipil
Polsek Koto Gasib Laksanakan kegiatan pemipilan jagung
DPP-SPKN Soroti Harga Pengadaan Kendaraan Lebih Tinggi di OPD Dumai
Hati-Hati Ada 26 Titik Rawan di Jalur Mudik Riau
PEKANBARU — Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau, M Taufik menyatakan ada 26 titik rawan kecelakaan yang sudah diantisipasi di sepanjang jalur mudik Lebaran di Riau.
Titik rawan itu berada di 4 pintu masuk jalur mudik di provinsi Riau.
Dipaparkan Taufik , 4 pintu masuk jalur mudik Riau yaitu, melalui jalur Utara, jalut Barat, jalur Timur dan jalur Selatan.
Salah satu indikator penentuan titik rawan adalah karena kondisi jalan yang memiliki radius dan jarak pandang pendek, akibat tepiannya banyak semak belukar.
”Tim dari Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (PJN) provinsi Riau sudah berkerja membersihkan semak belukar itu di beberapa titik, sampai saat ini masih berlangsung belum semua titik dibersihkan,” kata Taufik, Selasa (28/5).
Adapun 26 titik rawan tersebut, digabung dengan data Dinas Pekerjaan Umum. Paling banyak di pintu barat jalur lintas Riau – Sumatra Barat, rawan kecelakaan karena permukaan jalannya banyak berbelok-belok, banyak jalan lurus mendaki, tebing-tebing batu yang rawan longsor ketika hujan.
“Namun kondisi jalan menuju Sumbar relatif bagus. Hasil dari pengamatan kami, terjadinya kecelakaan di jalur lintas Riau-Sumbar akibat para pengendara, mengendarai kendaraanya dengan kecepatan tinggi. Kalau kecelakaan tunggal, biasanya akibat ngantuk, ban pecah atau slip saat ini sudah jarang terjadi, karena masyarakat telah siap untuk berkendara. Kalau lintas Riau-Jambi lebih banyak struktur jalan yang bergelombang dan ada beberapa lubang,” kata Taufik.
Dijelaskannya, pada mudik Lebaran 2019 ini dengan harga tiket cukup tinggi, banyak masyarakat yang memilih angkutan moda darat.
Peningkatannya mencapai tiga hingga lima persen dari tahun lalu. Dicontohkanya, bila menggunakan moda tranportasi udara biaya tiketnya sekitar Rp1,6 juta, sementara kalau menggunakan Bus Angkutan Kota Antar Propinsi (AKAP) biayanya sekitar Rp600 ribu.
Ia mengatakan Pemprov Riau akan menggelar rapat untuk mengetahui persiapan seluruh moda transportasi dan jalur mudik Lebaran pada Rabu (29/5), di Kantor Gubernur Riau.
Setelah itu akan ada peninjauan ke terminal bus, Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II dan pelabuhan untuk kesiapan jelang arus mudik. (*)
Sumber : genPI.co


Berita Lainnya
Pendiri Riau Pos Group Rida K Liamsi Merasa Dizalimi, Singgung Dugaan Penguasaan Aset hingga Kriminalisasi
BRI Dipilih Kelola Payroll Bawaslu Bengkalis, Dukung Tata Kelola Keuangan Satker Mandiri
Ditintelkam Polda Kepri Perkuat Sinergi dengan Kadin, Ciptakan Iklim Investasi yang Aman
Semangat Bhayangkara ke-80, Polsek Kateman Berikan Harapan Baru Lewat Program Bedah Rumah
Camat Kemuning Hadiri MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Tegaskan Komitmen Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur'an
Teluk Pinang Mencekam, Warga Ramai-ramai Antarkan Pencuri Pinang Muda ke Kantor Polsek Gas
Pendiri Riau Pos Group Rida K Liamsi Merasa Dizalimi, Singgung Dugaan Penguasaan Aset hingga Kriminalisasi
BRI Dipilih Kelola Payroll Bawaslu Bengkalis, Dukung Tata Kelola Keuangan Satker Mandiri
Ditintelkam Polda Kepri Perkuat Sinergi dengan Kadin, Ciptakan Iklim Investasi yang Aman
Semangat Bhayangkara ke-80, Polsek Kateman Berikan Harapan Baru Lewat Program Bedah Rumah
Camat Kemuning Hadiri MTQ Ke-44 Tingkat Provinsi Riau, Tegaskan Komitmen Membumikan Nilai-Nilai Al-Qur'an
Teluk Pinang Mencekam, Warga Ramai-ramai Antarkan Pencuri Pinang Muda ke Kantor Polsek Gas