Pilihan
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Polsek Tempuling Amankan Pelaku Spesialis Pembobol Rumah Kosong
Kesaksian Gubernur Khofifah di Sidang Suap Jabatan Kemenag
MEDIALOKAL.CO - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa duduk di kursi saksi Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (3/7). Mantan menteri sosial itu menjadi saksi sidang perkara suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) yang menyeret mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy alias Romi.
Pada persidangan untuk terdakwa Haris Hasanudin dan Muafaq Wirahadi itu Khofifah dicecar soal komunikasinya dengan Romi terkait pengisian jabatan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Jatim. Namun, Khofifah mengaku bertemu dengan Romi terakhir kali pada Februari lalu.
“Pertemuan (dengan Romi) saat saya dilantik (sebagai gubernur Jatim, red) di Istana Negara pada 13 Februari 2019,” kata Khofifah.
Tokoh kelahiran 19 Mei 1965 di Surabaya itu juga mengaku tak tahu soal Romi yang kerap mengunjungi Jatim. Khofifah beralasan dirinya bukan pengurus PPP.
“Karena saya bukan pengurus partai. Pertemuan antar-partai tidak tahu dan tidak mengikuti,” ucap Khofifah.
Menurut Khofifah, dirinya pernah bertemu Romi di acara pertemuan kian dan santri pada September 2018. Namun, Khofifah menegaskan bahwa dalam pertemuan itu tak pernah berbicara dengan Romi soal nama Haris untuk menjadi Kakanwil Kemenag Jatim.
“Sama sekali tidak ada karena saya baru kenal Haris,” tutur Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga mengaku tidak merekomendasikan Haris dalam proses seleksi Kakanwil Kemenag Jatim. Menurutnya, proses seleksi tersebut harus berdasarkan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sebetulnya proses ini yang saya tahu adalah sesuai UU ASN, hanya itu yang saya tahu, tetapi timing pos tertentu itu kan sangat spesifik. Hanya kementerian tertentu, karena saya pernah jadi menteri,” tegas Khofifah.
Sebelumnya jaksa penuntut umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Haris dan Muafaq telah menyuap Romi dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Haris menyogok Romi dan Lukman sebesar Rp 325 juta agar memperoleh jabatan Kakanwil Kemenag Jatim.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan