Pilihan
Tes Kesehatan di RSUD Arifin Ahmad Berlangsung Cepat dan Tertib
Melati Wulandari Terpilih dengan Suara Terbanyak 37 Lawan 10
Sepertinya Jokowi Kurang Peka dan Tutup Mata soal Upaya Pelemahan KPK
MEDIALOKAL.CO - Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI) menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkesan menutup mata terhadap upaya pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Menurut Ketua Eksekutif Nasional BHP KSHUMI Chandra Purna Irawan, sikap cekatan Jokowi menerbitkan surat presiden (surpres) yang berisi penugasan kepada para menteri untuk membahas revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK merupakan bentuk ketidakpekaan terhadap upaya melemahkan lembaga antirasuah itu.
"Sepatutnya Jokowi bisa mencium gelagat tidak baik dalam usulan revisi UU KPK oleh DPR. Namun dengan menerbitkan surpres itu, artinya Jokowi dapat dianggap tutup mata dengan kejanggalan yang ada," ujar Chandra melalui layanan pesan yang diterima jpnn.com, Sabtu (14/9).
Sekretaris jenderal LBH Pelita Umat itu menuturkan, revisi UU KPK memuat potensi pelemahan terhadap kedudukan dan kewenangan komisi yang telah eksis sejak 2003 tersebut. Menurutnya, potensi pelemahan itu bisa dilihat dari rencana menempatkan KPK sebagai bagian pemerintahan.
Selain itu, klausul dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) KPK soal status pegawainya sebagai aparatur sipil negara (ASN) juga akan menghilangkan independensi. Sebab, ketika pegawai KPK menjadi ASN yang harus tunduk pada peraturan pemerintah, maka hal itu akan membuka intervensi eksekutif dalam pengusutan kasus korupsi.
"KPK tak bisa lagi leluasa menjalankan tugasnya, karena harus taat pada aturan dan kekuasaan pemerintah. Bisa jadi, ketika ada korupsi di tubuh pemerintahan, gerak KPK berpotensi menjadi sempit," tutur Chandra.(*)
sumber : jpnn.com
https://m.jpnn.com/news/sepertinya-jokowi-kurang-peka-dan-tutup-mata-soal-upaya-pelemahan-kpk


Berita Lainnya
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan
Anggota DPR RI Karmila Sari: Kampus STIKes Tengku Maharatu Buka Akses Kuliah Gratis lewat KIP Kuliah
Dari Trauma ke Kinerja: PT Patra Drilling Contractor Edukasi Karyawan Lewat Health Talk
Hadiri Cap Go Meh Bagansiapiapi, Karmila Sari: Keharmonisan Rohil adalah Kekayaan Nasional
Sehat Mental, Produktif Kerja: PT Patra Drilling Contractor Ajak Pekerja Lepaskan Stres Lewat Workshop Self Healing
GMNI Desak KPK Usut August Mellaz dan 4 Komisioner KPU: Jet Pribadi Rp90 Miliar Indikasi Korupsi Terstruktur
Hadapi Ancaman Sinkhole, PLN Bergerak Cepat Amankan SUTT 150 kV Bireuen-Peusangan