Foto : Pelaku (Humas Polres Inhu)

Tak Puas dengan Istrinya, Pria Paruh Baya di Inhu ini Setubuhi Anak Kandungnya Hingga Hamil

Sabtu, 09 November 2019 - 00:44:50 WIB
Share Tweet Google + Cetak
Loading...

INHU, Medialokal.co - Tim Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Inhu, Riau dibawah pimpinan Kanit PPA Polres Inhu, Aiptu Khairul Umam kembali menoreh prestasi dalam ungkap kasus persetubuhan anak bawah umur.

RA (49) warga Peranap Kecamatan Peranap tak berkutik ketika Tim PPA Polres Inhu meringkusnya, Kamis 7 November 2019 kemaren karena diduga telah melakukan persetubuhan dengan anak bawah umur yang berusia 16 tahun hingga hamil, bejadnya lagi korban merupakan anak kandung pelaku.

Kapolres Inhu, AKBP Efrizal, S.IK melalui PS Paur Humas, Aipda Misran, Jumat 8/11/2019 membenarkan penangkapan terhadap pelaku persetubuhan anak bawah umur tersebut.

Dijelaskan Misran, kasus ini mulai terungkap saat ibu korban mendapat laporan dari guru tempat korban sekolah, jika korban telah hamil pada tanggal 30 Oktober 2019 lalu.

"Mendapat kabar tak enak itu, ibu korban langsung menanyakan siapa yang menghamili korban," ungkap Misran

Dengan perasaan yang tak menentu sambil menangis terisak-isak, korban mengatakan jika pelaku adalah ayah kandungnya sendiri.

"Ibu Korban bagai tak percaya dan seperti tersambar petir dan kembali ibu korban mengulangi pertanyaannya, korban tetap menjawab jika ayahnya yang melakukan," terangnya

Mungkin karena tidak sanggup menahan perasaan, akhirnya Kamis 7 November 2019 kemaren, Ibu korban mendatangi Polsek Peranap dan melaporkan perbuatan bejat suaminya pada polisi.

Setelah mendapat laporan, Polsek Peranap berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Inhu dan sebanyak 4 orang personel PPA langsung turun kelapangan guna melakukan penyelidikan dan pemburuan terhadap pelaku.

Hanya selang beberapa jam saja setelah ESN melapor, tim PPA berhasil meringkus tersangka dan kemudian tersangka dibawa ke Mapolres Inhu untuk proses selanjutnya.

Berdasarkan pengakuan tersangka pada penyidik, perbuatan bejat ini telah dilakukan sejak korban duduk dibangku kelas 2 SMP atau ketika korban berusia 14 tahun.

Tersangka tega melakukan hal ini karena tergiur dengan kemolekan tubuh korban dan tersangka merasa tidak puas dengan pelayanan istrinya.

Sedangkan korban mengaku jika ia diancam tersangka jika tidak menuruti hawa nafsu bejat tersangka dan korban diminta tidak menceritakan pada siapapun semua hal buruk yang dialami korban.

"Tersangka besrta barang bukti sudah diamankan di Mapolres Inhu guna proses hukum selanjutnya," ucap Misran


Laporan : Zul



Tulis KomentarIndex
Berita TerkaitIndex