Harga Emas Antam Stagnan di Rp 2,67 Juta, Usai Anjlok Rp 48 Ribu

Harga emas batangan Antam hari ini bertahan di level Rp 2.670.000 per gram setelah mengalami penurunan tajam pada pekan sebelumnya.
Penulis: Yasir
Senin, 31 Agustus 2026 | 10:01:02 WIB

MEDIALOKAL.CO — Pasar logam mulia domestik sedang memasuki fase koreksi. Setelah sempat melesat tinggi, harga emas Antam kini bertahan di posisi Rp 2.670.000 per gram. Penurunan yang cukup dalam pada pekan sebelumnya membuat laju harga terhenti, setidaknya untuk sementara waktu.

Bagi masyarakat yang berencana menjual emas batangan, harga buyback Antam hari ini juga tidak berubah, yakni tetap di level Rp 2.523.000 per gram. Angka ini menjadi acuan bagi Antam saat membeli kembali emas dari nasabah. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli saat ini mencapai Rp 147.000 per gram.

Harga Buyback dan Pajaknya

Perlu dicatat, transaksi jual-beli emas batangan ini tidak lepas dari kewajiban pajak. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen. Namun, tarif tersebut bisa turun menjadi 0,45 persen jika nasabah menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) saat bertransaksi.

Bagi investor yang aktif bertransaksi, memiliki NPWP jelas menjadi keuntungan tersendiri. Potongan pajak yang lebih rendah berarti nilai investasi yang didapat pun lebih optimal.

Rincian Harga per Ukuran

Antam menjual emas batangan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram. Berikut rincian lengkap harga emas Antam hari ini:

Untuk ukuran terkecil, emas 0,5 gram dibanderol Rp 1.385.000. Sementara untuk ukuran 1 gram dijual di harga Rp 2.670.000. Adapun ukuran 10 gram yang kerap menjadi pilihan investor ritel dibanderol Rp 26.195.000.

Bagi yang ingin berinvestasi lebih besar, emas 100 gram dijual dengan harga Rp 261.212.000. Sedangkan untuk ukuran terbesar, yakni 1.000 gram atau 1 kilogram, harus ditebus dengan nominal Rp 2.610.600.000.

Sepanjang bulan ini, harga emas Antam tercatat bergerak fluktuatif dalam rentang Rp 2.599.000 hingga Rp 2.768.000 per gram. Pergerakan ini menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Koreksi harga yang terjadi belakangan ini bisa menjadi peluang akumulasi bagi investor yang ingin menambah porsi emas di portofolionya. Namun, tetap diperlukan kehati-hatian mengingat pergerakan harga logam mulia yang sulit diprediksi dalam jangka pendek.

Reporter: Yasir