Bulog Salurkan 60 Ribu Ton Beras Premium ke Ritel Modern
MEDIALOKAL.CO — Perum Bulog telah menyalurkan sekitar 60 ribu ton beras premium ke ritel modern di seluruh Indonesia, dari target 110 ribu ton yang dicanangkan untuk menstabilkan harga dan mengatasi kelangkaan beras premium di pasaran. Penyaluran ini menjangkau minimarket dan supermarket dari Sabang sampai Merauke, melibatkan sejumlah perusahaan ritel besar nasional.
Langkah ini diambil sebagai respons atas kenaikan harga dan kelangkaan beras premium yang terjadi di sejumlah daerah. Bulog pun menggandeng sejumlah perusahaan ritel modern besar untuk mempercepat distribusi.
Rincian Target Penyaluran Beras Premium
Dari 110 ribu ton beras premium yang akan disalurkan, sebanyak 75.000 ton diperuntukkan bagi ritel modern dan pasar Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) di seluruh Indonesia. Sementara 35.000 ton sisanya merupakan beras medium.
Rizal mengungkapkan bahwa penyaluran ini masih berjalan dan pihaknya terus mengejar target yang ditetapkan Kementerian Pertanian. "Perintah Pak Menteri (Pertanian) kan mintanya 300 ribu (ton beras premium). Nah, kami lagi ngejar ini," ujarnya di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9).
Ritel Modern yang Terlibat
Bulog telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan ritel modern yang telah memesan beras premium tersebut. Perusahaan-perusahaan itu meliputi PT Indomarco Prismatama, PT Megah Daya Inti, PT Inti Cakrawala Citra, PT Sumber Alfaria Trijaya, PT Lion Super Indo, PT Swalayan Sukses Abadi, PT Matahari Putra Prima, PT Tip Top Supermarket, PT Midi Utama Indonesia, dan PT Hero Retail Nusantara.
Selain menggandeng ritel besar, Bulog juga melibatkan sekitar 868 penggilingan padi yang mampu memproduksi beras premium. Rizal menegaskan pihaknya tidak hanya mengandalkan penggilingan-penggilingan besar dalam memenuhi pasokan.
Dampak ke Konsumen dan Pasar
Penyaluran beras premium ke ritel modern diharapkan dapat menekan harga yang sempat melonjak di pasaran. Konsumen di berbagai daerah kini memiliki akses lebih mudah untuk mendapatkan beras premium di minimarket dan supermarket terdekat.
Langkah Bulog ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional, terutama menjelang periode permintaan yang biasanya meningkat. Ketersediaan stok di ritel modern menjadi kunci agar masyarakat tidak kesulitan memperoleh beras berkualitas.
Dengan target 110 ribu ton yang masih dikejar, Bulog berkomitmen mempercepat distribusi ke seluruh wilayah Indonesia. Keberhasilan program ini akan bergantung pada kelancaran pasokan dari penggilingan padi mitra serta serapan ritel modern yang terus berjalan.