Pelindo Kuala Tanjung Finalisasi SLA Pelayanan Kapal Bersama Pengguna Jasa

GM PT Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung Indri Gunawan memimpin pembahasan SLA pelayanan jasa kapal bersama pengguna jasa di Kuala Tanjung, Kamis (10/9/2026).
Penulis: Fajar
Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:21:31 WIB

MEDIALOKAL.CO — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Kuala Tanjung menggelar pembahasan Service Level Agreement (SLA) Pelayanan Jasa Kapal bersama para pengguna jasa pada Kamis (10/9/2026). Forum ini menjadi langkah bersama untuk menyelaraskan standar pelayanan sekaligus memperkuat koordinasi operasional kapal di Pelabuhan Kuala Tanjung. Kesepakatan standar layanan ini diharapkan memberi kepastian waktu dan mutu bagi pelaku usaha yang bergantung pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut.

General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Kuala Tanjung, Indri Gunawan, menyebut pembahasan SLA sebagai upaya menyelaraskan standar pelayanan dengan kebutuhan pengguna jasa. Menurutnya, sinergi dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kepelabuhanan yang optimal.

"Melalui pembahasan SLA ini, kami berupaya menyelaraskan standar pelayanan dengan kebutuhan pengguna jasa. Sinergi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam mendukung kelancaran operasional kapal serta peningkatan kualitas pelayanan di Pelabuhan Kuala Tanjung," ujar Indri Gunawan.

Apa Itu SLA dan Mengapa Penting bagi Pengguna Jasa

Service Level Agreement adalah kesepakatan tertulis soal standar layanan yang mengikat penyedia jasa dan penggunanya. Dalam konteks kepelabuhanan, SLA mengatur hal-hal yang menentukan kelancaran operasional kapal, mulai dari waktu pelayanan hingga aspek-aspek pendukung kegiatan bongkar muat.

Pelindo menempatkan pembahasan SLA sebagai bagian penting untuk memastikan pelayanan jasa kapal berjalan terukur dan konsisten. Lewat forum ini, Pelindo dan pengguna jasa menyelaraskan pemahaman soal standar layanan yang berlaku, sehingga tidak ada perbedaan tafsir di lapangan.

Bagi pelaku usaha pelayaran dan logistik, kejelasan standar berarti kepastian waktu sandar, proses bongkar muat, dan penyelesaian dokumen. Ketidakpastian di titik-titik itu kerap memicu biaya tambahan akibat kapal tertahan lebih lama dari jadwal.

Koordinasi Jadi Kunci Kelancaran Operasional

Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi Pelindo dan pengguna jasa untuk memperkuat koordinasi serta membangun kesepahaman dalam pelaksanaan pelayanan jasa kapal. Dengan adanya keselarasan standar, proses operasional diharapkan berjalan lebih efektif dan memberi kepastian layanan.

Pelabuhan Kuala Tanjung sendiri berperan sebagai salah satu pintu gerbang logistik di wilayah Sumatera bagian utara. Kelancaran operasional di sana berdampak langsung pada arus barang, termasuk kebutuhan pokok dan bahan baku industri yang melintas melalui jalur laut.

Langkah Lanjutan Pelindo Regional 1

Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan melalui penguatan kolaborasi dengan pengguna jasa dan pemangku kepentingan. Upaya itu disebut sejalan dengan transformasi Pelindo dalam mendorong efisiensi, produktivitas, dan kualitas layanan.

Pelindo juga menempatkan langkah ini dalam kerangka arah strategis Danantara Indonesia untuk memperkuat kinerja BUMN. Penguatan standar pelayanan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi jalan yang ditempuh untuk mewujudkan layanan kepelabuhanan yang lebih efektif dan andal.

Bagi pengguna jasa, hasil pembahasan SLA ini menjadi acuan yang bisa dipakai menuntut layanan sesuai standar. Bagi Pelindo, kesepakatan itu menjadi alat ukur internal untuk menjaga konsistensi pelayanan di tengah tekanan arus barang yang terus bergerak.

Reporter: Fajar