IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Analis Incar Resistance 6.297
MEDIALOKAL.CO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (7/10) setelah ditutup naik 1,21 persen ke level 6.192 pada Selasa (6/10) sore. Dua analis sekuritas memperkirakan indeks bergerak mendekati resistance dinamis SMA-20, meski risiko koreksi ke area 5.850-5.911 masih terbuka.
Penguatan IHSG sebesar 74,06 poin pada penutupan sebelumnya membuat posisi indeks semakin dekat dengan garis SMA-20 pada chart harian. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menyebut level tersebut kini berperan sebagai resistance dinamis yang perlu ditembus untuk melanjutkan tren naik.
"Pergerakan IHSG semakin mendekati garis SMA-20 pada chart harian yang berperan sebagai resistance dinamis," ujar Ivan dalam riset hariannya.
Rekomendasi Saham dan Level Kunci dari MNC Sekuritas
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.091 dan 5.973, dengan resistance di 6.297 dan 6.376. Menurutnya, indeks masih berada pada bagian wave c dari wave (y) pada label hitam.
"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave c dari wave (y) pada label hitam, dengan area penguatan menuju gap 6.227-6.231. Namun, IHSG masih berpotensi terkoreksi ke 5.850-5.911. Sementara pada label merah, IHSG berpeluang menguji area 6.342-6.430 yang merupakan cluster MA20 dan MA60," ujar Herditya.
Dari riset tersebut, Herditya merekomendasikan empat saham untuk dicermati, yakni AMMN, BBRI, INDF, dan INET.
Proyeksi Binaartha: Uji Resistance 6.261-6.552
Ivan memprediksi IHSG bergerak di level support 6.120, 6.019, 5.850, dan 5.607, dengan resistance 6.261, 6.423, dan 6.552. Ia merekomendasikan INCO, KLBF, dan MBMA sebagai pilihan.
Meski kedua analis sepakat soal peluang penguatan jangka pendek, keduanya tetap mencantumkan level support yang cukup dalam. Ini menjadi catatan bagi investor bahwa volatilitas masih mungkin terjadi, terutama jika indeks gagal bertahan di atas area 6.100.
Rekap Perdagangan Sebelumnya
Pada penutupan Selasa (6/10), IHSG ditutup di level 6.192. Mengutip RTI Infokom, nilai transaksi mencapai Rp12,34 triliun dengan volume 48,22 miliar saham diperdagangkan.
- 489 saham menguat
- 183 saham terkoreksi
- 120 saham stagnan
Komposisi tersebut menunjukkan mayoritas saham bergerak positif, menopang kenaikan indeks secara keseluruhan. Bagi investor, rentang resistance 6.261-6.297 akan menjadi area uji pertama dalam sesi hari ini.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.