IHSG Diproyeksi Rebound ke 6.261, Analis Rekomendasikan BBCA hingga TLKM
MEDIALOKAL.CO — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang rebound pada perdagangan Kamis (8/10) setelah koreksi minor sehari sebelumnya, dengan level 6.261 menjadi target penguatan terdekat. Sejumlah analis menilai momentum kenaikan masih terbuka selama indeks bertahan di atas support Fibonacci 6.094. Rekomendasi saham pun mengalir dari perbankan besar hingga emiten infrastruktur.
IHSG ditutup di level 6.146 pada perdagangan Rabu (7/10) sore, melemah 46,20 poin atau minus 0,75 persen dari sesi sebelumnya. Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp36,20 triliun dengan volume 48,41 miliar saham. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 258 menguat, 378 terkoreksi, dan 157 stagnan.
Koreksi tersebut menjadi titik tolak proyeksi rebound yang disusun sejumlah sekuritas untuk sesi hari ini. Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham berpeluang rebound dengan momentum penguatan yang tetap terbuka selama bertahan di atas support 6.094.
Target Penguatan dan Level Kritis yang Perlu Dicermati
Ivan memetakan support Fibonacci 6.094 sebagai level penentu arah indeks. Jika level itu bertahan, IHSG berpeluang melanjutkan tren naik menuju 6.261. Namun, jika menembus support 6.019, indeks berisiko kembali melanjutkan tren turun menuju 5.850.
"Jika support Fibonacci 6.094 tetap bertahan, IHSG berpeluang melanjutkan tren naik menuju 6.261. Namun, jika menembus support 6.019, indeks berisiko kembali melanjutkan tren turun menuju 5.850," ujar Ivan.
Binaartha memprediksi IHSG bergerak di level support 6.094, 6.019, 5.850, dan 5.607, dengan resistance 6.261, 6.423, dan 6.552. Untuk sesi hari ini, Ivan merekomendasikan BBCA, BBNI, dan DEWA.
Proyeksi Teknikal MNC Sekuritas: Gap 6.227-6.231 Jadi Target
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan dalam jangka pendek, meski potensi koreksi terdekat tetap perlu dicermati. Menurutnya, posisi indeks saat ini berada pada bagian wave c dari wave (y) pada label hitam.
Pada skenario tersebut, area penguatan menuju gap 6.227-6.231 menjadi target terdekat, sementara area koreksi berada di 6.118-6.141. Pada label merah, IHSG berpeluang menguji area 6.342-6.430 yang merupakan cluster MA20 dan MA60.
"Posisi IHSG diperkirakan berada pada bagian wave c dari wave (y) pada label hitam, dengan area penguatan menuju gap 6.227-6.231 dan area koreksi terdekat di 6.118-6.141. Sementara pada label merah, IHSG berpeluang menguji area 6.342-6.430 yang merupakan cluster MA20 dan MA60," ujar Herditya dalam riset hariannya.
MNC Sekuritas memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.091 dan 5.973, dengan resistance 6.297 dan 6.376. Emiten yang direkomendasikan adalah BIPI, DEWA, HRTA, dan TLKM.
Rekomendasi Saham dari Dua Sekuritas
Dari dua riset tersebut, DEWA menjadi satu-satunya saham yang muncul di kedua daftar rekomendasi. Berikut rincian rekomendasi masing-masing sekuritas:
- MNC Sekuritas: BIPI, DEWA, HRTA, TLKM
- Binaartha Sekuritas: BBCA, BBNI, DEWA
Rekomendasi dari MNC Sekuritas mencakup emiten dari sektor energi, infrastruktur, dan telekomunikasi. Sementara Binaartha menyoroti saham perbankan berkapitalisasi besar sebagai pilihan untuk sesi hari ini.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.