Pertamina Grand Prix 2026 di Mandalika Libatkan 30 UMKM dan 45 Alat Tenun
MEDIALOKAL.CO — Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 digelar di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026. Ajang balap MotoGP ini melibatkan 30 UMKM lokal, membuka lapangan kerja bagi warga sekitar, dan mendorong tingkat hunian homestay di kawasan Mandalika. Dukungan energi dan program pemberdayaan masyarakat disiapkan untuk memastikan manfaat ekonomi berlanjut setelah balapan usai.
PT Pertamina (Persero) menyatakan penyelenggaraan ajang balap berkelas dunia di Indonesia punya nilai strategis, bukan hanya untuk pariwisata tetapi juga pengembangan talenta nasional. Corporate Secretary Pertamina Arya Dwi Paramita menegaskan kehadiran sirkuit berstandar internasional membuka ruang bagi pembalap Indonesia untuk mengasah kemampuan di level dunia.
"Dengan sirkuit berstandar internasional, pembalap nasional memiliki ruang untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman berkompetisi. Kami berharap dukungan Pertamina dapat turut mengantarkan talenta muda Indonesia bersaing di ajang balap dunia," ujar Arya dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).
Veda Ega dan Mario Suryo Aji Berlaga di Hadapan Publik Sendiri
Semangat itu terlihat dari keikutsertaan Veda Ega Pratama di kelas Moto3 dan Mario Suryo Aji di kelas Moto2. Keduanya tampil di hadapan publik Indonesia, memberi contoh konkret bagi generasi muda bahwa pembalap nasional punya peluang bersaing di kejuaraan dunia.
30 UMKM dan Pelaku Homestay Rasakan Perputaran Ekonomi
Manfaat penyelenggaraan paling terasa di kalangan pelaku usaha lokal. Pertamina melibatkan 30 UMKM di area kegiatan yang menjual makanan, minuman, dan kerajinan. Kehadiran pengunjung dari berbagai daerah dan negara membuka kesempatan meningkatkan transaksi sekaligus memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas.
Perputaran ekonomi menjangkau sektor akomodasi. Penyedia homestay dan penginapan lokal mencatat peningkatan tingkat hunian seiring kedatangan penonton. Kebutuhan penyelenggaraan juga menyerap tenaga kerja dari masyarakat setempat untuk posisi petugas pengamanan, kebersihan, marshal, crowd control, dan peran pendukung lain.
Program TJSL: 45 Alat Tenun hingga 10 Beasiswa
Dukungan ekonomi lokal dilengkapi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Pertamina menyerahkan 45 alat tenun bagi masyarakat Desa Sade, memberikan 10 beasiswa melalui program Sobat Istimewa Digital-Netra Setara, serta mendampingi warga dalam pengelolaan homestay dan pengembangan pariwisata di Desa Kuta Mandalika.
Program-program itu diarahkan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat sumber penghidupan lokal, bukan sekadar bantuan sesaat.
Layanan Energi dan Transportasi Selama Rangkaian Balapan
Dari sisi layanan energi, Pertamina menyiagakan jaringan SPBU dan layanan avtur untuk mendukung mobilitas pengunjung dan kebutuhan penerbangan. Pelita Air menyediakan penerbangan tambahan menuju Lombok. Di dalam kawasan sirkuit, Pertamina Patra Niaga menyediakan Pertamax Turbo melalui SPBU modular untuk kendaraan operasional resmi, termasuk safety car MotoGP.
Kolaborasi brand pelumas Pertamina Enduro dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team menjadi bagian upaya memperkenalkan produk Indonesia lewat panggung motorsport internasional.
Promo Tiket hingga Festival Musik untuk Pengunjung
Bagi pengunjung, Pertamina menghadirkan promo pembelian tiket melalui MyPertamina berupa diskon hingga 10% dan manfaat poin transaksi. Melalui PT Patra Jasa, Pertamina menyediakan fasilitas camping ground di sekitar sirkuit bagi komunitas kendaraan bermotor pengguna produk Pertamina.
Pengalaman menonton diperkaya lewat Energizing Indonesia Festival yang menghadirkan hiburan musik sebelum dan sesudah balapan. Pengunjung juga bisa mengakses booth merchandise resmi Pertamina, booth Pertamax Turbo, serta informasi layanan melalui Pertamina Contact Center 135.
Hasil Balapan: Bezzecchi Juara, Di Giannantonio Podium Sprint
Di lintasan, pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio, meraih podium ketiga pada Sprint Race, Sabtu (10/10). Pada balapan utama, Minggu (11/10), Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang setelah menuntaskan 27 lap dengan catatan waktu 40 menit 46,582 detik.
Raul Fernandez finis di posisi kedua, disusul Jorge Martin di posisi ketiga. Rangkaian hero walk dan meet and greet memperdekat pembalap dengan penonton sepanjang akhir pekan.
Arya menambahkan semangat Energizing Indonesia diwujudkan melalui penyediaan energi sekaligus dukungan terhadap kegiatan produktif masyarakat. Pertamina berharap momentum ajang internasional ini memperluas peluang usaha dan meningkatkan kapasitas masyarakat, sehingga manfaat ekonominya tetap terasa setelah balapan berakhir.