IPU Plt Gubri Bisa Jadi Inspirasi Bagi Generasi Muda Riau
PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO — Sertifikat Insinyur Profesional Utama (IPU) yang pernah diterima Penjabat Gubernur Riau Ir. Sofyan Franyata Hariyanto, M.T. menjadi catatan penting bagi rekam jejak teknis kepemimpinan di daerah.
Ketua Forum Wartawan Pendidikan (Forwadik) Provinsi Riau, Munazlen Nazir menilai pencapaian kompetensi profesi tertinggi di bidang keinsinyuran tersebut patut menjadi contoh dan sumber inspirasi nyata bagi generasi muda serta pelajar di Bumi Lancang Kuning.
Menurut Forwadik Riau, keberhasilan meraih predikat IPU di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan menunjukkan pentingnya ketekunan, pendidikan berkelanjutan, serta penguasaan keahlian teknis secara profesional.
"Capaian ini diharapkan memotivasi anak-anak Riau untuk terus menuntut ilmu, mengembangkan kompetensi di bidangnya masing-masing, dan tidak ragu mengejar sertifikasi standar nasional maupun internasional demi memajukan daerah," ungkapnya.
Capaian Plt Gubri ini menurut Ketua Forwadik Riau dapat dijadikan inspirasi, contoh yang baik dan juga sebagai gambaran bagi generasi muda Riau di masa depan, bahwa dari Riau itu banyak yang bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional yang bermanfaat bagi banyak orang.
"Anak-anak kita bisa jadikan ini contoh bahkan inspirasi untuk masa depan mereka," ujarnya.
Berdasarkan rekam jejaknya, proses asesmen IPU tersebut dilaksanakan secara daring oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) dengan melibatkan panel penguji nasional, yakni Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, Ir. Habibie Razak, dan Dr. Ir. Aksan Kawanda. Penilaian tersebut menetapkan lulusnya SF Hariyanto dengan nomor sertifikat 3-15-00-000772-00.
Penyerahan simbolis Surat Tanda Registrasi Insinyur (STRI) juga telah dilangsungkan dalam acara Gala Dinner Engineering Networking Night di Pekanbaru.
Dalam asesmen tersebut, pengalaman teknis SF Hariyanto di bidang pekerjaan umum menjadi sorotan utama, khususnya penanganan proyek Fly Over Jalan Sudirman–Imam Munandar Pekanbaru yang sempat terhenti akibat kepailitan kontraktor menjelang PON XVIII 2012.
"Pengalaman lapangan ini dinilai mencerminkan kematangan pengambilan keputusan manajerial dan teknis," tambahnya.
Latar belakang pendidikan SF Hariyanto sendiri merupakan alumni S-1 Teknik Sipil Universitas Islam Riau tahun 1992 dan S-2 Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia tahun 2006.
Di samping capaian perorangan, Pemprov Riau juga sempat mencatatkan prestasi dengan meraih peringkat kedua nasional Indeks Keinsinyuran Daerah (IKD).
Langkah ini sejalan dengan dorongan PII Wilayah Riau agar para ASN teknis dan praktisi daerah terus mengurus sertifikasi profesi sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran. Bagi Forwadik Riau, momentum ini menjadi pengingat penting bahwa penguatan sumber daya manusia dan profesionalisme keahlian adalah kunci utama bagi masa depan generasi muda Riau.***