TPG Guru Non-ASN Cair Mulai Pekan Ini, SP2D Sudah Siap

SP2D tunjangan profesi guru non-ASN dinyatakan siap dan pencairan dijadwalkan mulai pekan ini.
Penulis: Sutomo
Rabu, 21 Oktober 2026 | 07:41:02 WIB

MEDIALOKAL.CO — Tunjangan profesi guru (TPG) bagi guru non-ASN dipastikan mulai ditransfer ke rekening penerima pada pekan ini setelah Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dinyatakan siap. Guru non-ASN yang terdaftar sebagai penerima perlu memastikan data rekening aktif dan valid agar dana tidak tersendat. Kepastian ini disampaikan setelah Komisi X DPR RI mendorong percepatan pencairan ke Kemendikdasmen dan Kementerian Keuangan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani memastikan anggaran tunjangan profesi guru untuk guru non-ASN telah tersedia dan proses pencairan harus segera direalisasikan. Ia menegaskan hak para guru tidak boleh tertunda tanpa alasan yang jelas.

"Anggarannya sudah ada. Tolong jangan ditahan-tahan karena ini kebutuhan bagi guru-guru kita dan hak mereka untuk menerima itu," tegas Lalu Hadrian pada Selasa (20/10).

Pernyataan itu disampaikan setelah Komisi X DPR RI mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Kementerian Keuangan mempercepat penyaluran tunjangan.

SP2D Sudah Siap, Transfer Menunggu Hari Kerja

Lalu Hadrian mengungkapkan telah mengonfirmasi langsung ke Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan. Dari penjelasan tersebut, Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) dinyatakan telah siap.

"Kemarin saya ditelepon oleh Dirjen Anggaran, menyampaikan malam lalu SP2D-nya sudah siap. Insyaallah Senin cair di rekening penerima," ujarnya.

Menurutnya, pencairan sebenarnya bisa dilakukan pada Jumat. Namun SP2D baru diterima terlalu sore sehingga proses transfer harus menunggu hari kerja berikutnya.

Siapa yang Berhak Menerima TPG

Berdasarkan keterangan dalam pemberitaan, pencairan tunjangan ini menyasar guru non-ASN yang telah ditetapkan sebagai penerima tunjangan profesi. Rincian kriteria penerima dan besaran nominal per guru tidak disebutkan dalam bahan, sehingga informasi lengkap dapat diakses melalui kanal resmi Kemendikdasmen.

Guru yang merasa berhak namun belum menerima transfer diminta memeriksa status penerimaan dan validitas data rekening pada kanal resmi kementerian. Data rekening yang tidak aktif atau tidak sesuai menjadi salah satu penyebab umum dana gagal masuk.

Dampak ke Perputaran Ekonomi Masyarakat

Pencairan TPG tepat waktu tidak hanya memberikan hak kepada guru. Lalu Hadrian menilai penyaluran tunjangan juga berdampak pada perputaran ekonomi di tengah masyarakat, terutama di daerah tempat para guru berdomisili.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengapresiasi kerja sama lintas kementerian dan dukungan DPR RI dalam mempercepat penyaluran tunjangan tersebut.

"Alhamdulillah, dengan kerja sama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, dan juga teman-teman di DPR, insya Allah mulai pekan depan tunjangan guru non-ASN mulai dapat ditransfer," kata Abdul Mu'ti dalam penjelasannya kepada media.

Jadwal dan Kanal Pengaduan

Pencairan dijadwalkan mulai pekan ini, dengan transfer pertama diperkirakan masuk pada Senin. Guru penerima disarankan memantau rekening masing-masing dan tidak mempercayai pihak yang menjanjikan percepatan pencairan dengan imbalan uang.

Informasi resmi mengenai jadwal, besaran, dan status penerimaan TPG dapat diakses melalui kanal Kemendikdasmen. Guru yang menghadapi kendala pencairan dapat menyampaikan pengaduan melalui layanan resmi kementerian atau dinas pendidikan setempat, bukan melalui perantara tidak resmi.

Reporter: Sutomo