SOHO Lepas Seluruh Saham Pfizer Indonesia, Nilai Transaksi di Bawah 20% Ekuitas

PT Soho Global Health melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Pfizer Indonesia melalui anak usaha PT Soho Industri Pharmasi.
Penulis: Fajar
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:21:01 WIB

MEDIALOKAL.CO — PT Soho Global Health Tbk (SOHO) melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Pfizer Indonesia melalui anak usaha, PT Soho Industri Pharmasi (PT SIP). Divestasi yang mencakup 95 saham seri A dan 244.950 saham seri B Pfizer Indonesia itu bernilai kurang dari 20 persen dari total ekuitas perseroan yang tercatat Rp 2,45 triliun per Juni 2026.

PT Soho Industri Pharmasi menjual seluruh porsi sahamnya di PT Pfizer Indonesia kepada Pfizer Corp. Hong Kong Ltd. Kepemilikan saham minoritas di produsen farmasi multinasional itu sudah dipegang SOHO sejak 2001, dengan porsi 3,51 persen sebagaimana tercatat dalam prospektus penawaran umum perdana saham perseroan.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan SOHO, Yuliana, menyatakan divestasi ini tidak mengubah lanskap bisnis perseroan. "Transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, posisi hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perseroan maupun PT SIP," ujar Yuliana dalam keterbukaan informasi.

Nilai Transaksi di Bawah 20% Ekuitas Rp 2,45 Triliun

Berdasarkan laporan keuangan per Juni 2026, ekuitas SOHO mencapai Rp 2,45 triliun. Merujuk batas yang disebut manajemen, nilai pelepasan saham Pfizer Indonesia berada di bawah 20 persen dari angka tersebut.

Perseroan tidak merinci nominal transaksi secara absolut dalam keterbukaan informasi. Namun ambang 20 persen ekuitas biasanya dipakai emiten untuk menandai bahwa suatu aksi korporasi tidak tergolong transaksi material sesuai ketentuan keterbukaan informasi di pasar modal.

Dari sisi laporan laba rugi, pelepasan penyertaan saham umumnya memunculkan selisih antara nilai jual dan nilai tercatat investasi. Karena porsinya kecil, kontribusinya ke kinerja SOHO diperkirakan terbatas.

Jejak Pfizer di Bursa Sejak 1983

Pfizer Indonesia bukan nama baru di pasar modal Tanah Air. Produsen farmasi ini pernah tercatat sebagai emiten di Bursa Efek Jakarta pada 1983 dan Bursa Efek Surabaya pada 1994.

Status perusahaan terbuka itu berakhir pada 2002. Induk usahanya, Pfizer Inc, memutuskan membawa anak usaha di Indonesia menjadi perusahaan tertutup atau go private.

Sejak saat itu, Pfizer Indonesia beroperasi tanpa kewajiban keterbukaan informasi sebagai emiten. SOHO melalui PT SIP bertahan sebagai pemegang saham minoritas selama lebih dari dua dekade sebelum akhirnya melepas seluruh porsi.

Apa Artinya bagi Pemegang Saham SOHO

Bagi investor, divestasi ini lebih tepat dibaca sebagai langkah merapikan portofolio penyertaan ketimbang sumber pendapatan baru. SOHO melepas aset non-inti yang porsinya kecil dan tidak dikonsolidasikan ke kinerja operasional harian.

Pasar biasanya mencermati dua hal dari aksi semacam ini: realisasi kas dari penjualan dan potensi reksadana dana segar untuk ekspansi bisnis distribusi serta produksi farmasi perseroan. Keterbukaan informasi belum menyebut rencana penggunaan dana.

Yang perlu dicatat, transaksi dilakukan dengan Pfizer Corp. Hong Kong Ltd, pihak yang masih satu grup dengan objek saham yang dijual. Skema ini lazim dalam konsolidasi kepemilikan entitas multinasional di kawasan.

Posisi SOHO di Sektor Kesehatan

SOHO bergerak di distribusi dan produksi produk kesehatan, termasuk layanan pendukung untuk industri farmasi. Pelepasan saham Pfizer Indonesia tidak menyentuh lini usaha utama tersebut.

Manajemen menegaskan kelangsungan usaha perseroan maupun PT SIP tetap terjaga pasca-transaksi. Tidak ada perubahan struktur hukum yang dilaporkan menyertai divestasi ini.

Bagi pelaku industri farmasi, kepemilikan penuh Pfizer Indonesia oleh entitas Hong Kong menegaskan pola konsolidasi regional produsen global. Perusahaan multinasional cenderung menyatukan kendali anak usaha di bawah satu entitas kawasan agar pengambilan keputusan lebih cepat.

Reporter: Fajar