Hijau Harapan di Limau Manis: Bhabinkamtibmas Rawat Dua Hektar Jagung Pipil, Polri Menjaga Pangan dengan Hati


Jumat, 08 Mei 2026 - 16:50:55 WIB
Hijau Harapan di Limau Manis: Bhabinkamtibmas Rawat Dua Hektar Jagung Pipil, Polri Menjaga Pangan dengan Hati

Kemuning – Pagi masih muda saat sepatu Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis membelah embun di pematang. Di hadapannya, dua hektar jagung pipil Quarter I 2026 berdiri tegak. Daunnya hijau. Harapannya lebih hijau. Ia datang bukan untuk razia. Ia datang untuk pastikan benih yang ditanam kemarin tak sia-sia.

“Dalam rangka mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, Polsek Kemuning terus menunjukkan komitmennya melalui kegiatan pendampingan dan pengecekan lahan Tanaman Jagung Pipil.” Komitmen itu tak berhenti di lembar laporan. Ia hidup di langkah Bhabinkamtibmas yang rela panas. Rela kotor. Rela dengar curhat petani soal pupuk dan hujan.

“Kapolsek Kemuning Kompol M.Simanungkalit, SH., MH melalui Bhabinkamtibmas Polsek Desa Limau Manis melaksanakan pengecekan lahan jagung pipil Quartal I Tahun 2026 di Desa Limau Manis Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir.” Dua hektar itu kecil di peta. Tapi besar di piring makan. Dari sini, pakan ternak lahir. Dari sini, dapur warga terjaga. Dari sini, Inhil belajar berdaulat.

“Kegiatan tersebut dilakukan pada lahan jagung pipil seluas 2 hektar sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendorong terciptanya swasembada pangan di daerah.” Di Limau Manis, kata swasembada tak asing. Ia diterjemahkan jadi cangkul. Jadi keringat. Jadi Bhabinkamtibmas yang mau jongkok hitung jarak tanam bersama petani.

“Selain melakukan pengecekan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi dan imbauan kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk kegiatan pertanian yang bermanfaat bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga.” Ia tak hanya cek daun. Ia cek semangat. Ia sapa pemilik lahan yang tangannya kasar. “Pak, jagungnya bagus. Dirawat terus ya. Kalau butuh bantu komunikasi ke penyuluh, bilang ke saya. Tanah kita subur. Sayang kalau dibiarkan tidur. Satu batang jagung ini rezeki. Dua hektar ini masa depan anak kita,” ujar Bhabinkamtibmas Desa Limau Manis.

Bagi dia, kamtibmas tak cuma soal maling. “Kalau perut warga kenyang, kampung aman. Kalau ladang produktif, anak muda tak lari ke kota. Saya Bhabinkamtibmas. Tugas saya jaga kampung. Dan jagung ini bagian dari cara saya menjaganya. Ketahanan pangan itu ya ketahanan keamanan,” tuturnya lirih.

Kapolsek Kemuning Kompol M.Simanugkalit, SH., MH menegaskan, “Polri akan terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan.” Pernyataan itu menjelma nyata di Limau Manis. Di dua hektar yang dijaga bersama.

Siang meninggi di Kemuning. Bhabinkamtibmas pulang dengan catatan: tanaman sehat, petani semangat, harapan tumbuh. Di Limau Manis, loreng tak sekadar simbol. Ia kawan petani. Ia penjaga pangan. Ia bukti bahwa negara hadir, sampai ke ujung daun jagung.(*)