Pilihan
Senja di Simpang Portal: Bripka Agus Semai Jagung Pipil, Polri Jaga Asa di Pekarangan Sekayan
Kemuning – Siang itu, di Simpang Portal Desa Sekayan, langkah Bripka Agus Guswara terhenti. Bhabinkamtibmas Desa Sekayan itu tak bawa surat tilang. Ia bawa ajakan. Ajakan untuk menanam. Ajakan untuk berdaulat. Karena bagi dia, ketahanan pangan bukan urusan kementerian. Ia urusan dapur. Urusan perut. Urusan harga diri satu desa.
“Kapolsek Kemuning, melalui Bhabinkamtibmas Desa Sekayan Bripka Agus Guswara mengajak para petani di desa binaannya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung pipil.” Kalimat itu resmi. Tapi yang terjadi di lapangan lebih hangat dari sekadar program. Ia obrolan. Ia senyum. Ia janji untuk sama-sama turun ke ladang.
“Ajakan tersebut disampaikan Bripka Agus saat melakukan kegiatan sambang dengan masyarakat desa binaannya di Simpang Portal Desa Sekayan Kecamatan Kemuning.” Di bawah rindang pohon, Bripka Agus duduk sama rendah. Ia dengar keluh petani soal harga pupuk. Ia dengar harap emak-emak soal kebun. Lalu ia titip pesan: tanah jangan tidur. Tanah harus hidup. Tanah harus kasih makan.
“Bripka Agus kemudian mengajak Masyarakat untuk ikut mendukung program ketahanan pangan dengan hal kecil yakni menanam dipekarangan sayur dan tanaman ketahanan pangan lainnya.” Tak harus hektar. Cukup sejengkal di belakang rumah. Cabai, tomat, singkong, jagung pipil. Sebab kedaulatan pangan dimulai dari pekarangan. Dari piring sendiri. Dari tak lagi takut harga naik karena kita sudah punya stok.
Kapolsek Kemuning Kompol M. Simanungkalit, S.H., M.H. menegaskan arah langkah anak buahnya. “Kegiatan itu merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus mempererat hubungan kemitraan antara polisi dan masyarakat.” Di Kemuning, loreng tak cuma jaga malam. Loreng juga jaga ladang. Jaga agar perut rakyat tak kosong.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani,” kata Kompol Simanungkalit. Kalimat itu ia buktikan. Lewat Bripka Agus yang mau panas di simpang jalan. Mau dengar, mau ajak, mau dampingi. Karena polisi yang dicintai adalah polisi yang peduli isi piring rakyatnya.
“Ia berharap program tersebut dapat mendorong masyarakat lebih produktif dalam memanfaatkan lahan pertanian yang dimiliki.” Harapan itu sederhana. Tapi dampaknya panjang. Jagung pipil yang ditanam hari ini, jadi pakan ternak esok. Jadi minyak goreng lusa. Jadi rupiah yang berputar di Sekayan. Jadi alasan anak muda tak lari ke kota karena di desa pun ada harapan.
“Melalui kegiatan itu, sinergi antara Polri dan masyarakat diharapkan semakin kuat serta mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi masyarakat dan ketahanan pangan daerah,” tutupnya. Sinergi itu kini tumbuh. Di Simpang Portal, antara Bripka Agus dan petani. Antara ajakan dan cangkul. Antara negara dan rakyatnya.
Dari Desa Sekayan, Jumat siang mengirim kabar ke Tembilahan: Polri tak hanya bawa borgol. Polri bawa benih. Polri tak hanya jaga dari maling. Polri jaga dari lapar. Dan selama Bripka Agus Guswara masih mau berdiri di simpang, masih mau ajak tanam dengan hati, maka ketahanan pangan bukan sekadar jargon. Ia nyata. Ia tumbuh. Di tanah Kemuning. Di pekarangan Sekayan.(*)


Berita Lainnya
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama
Instruksi Kapolri Dijalankan Di Teluk Sungka, Bhabinkamtibmas Lakukan Persiapan Tanam Jagung Bersama Kelompok Tani
Di Bawah Langit Teluk Sungka: Kapolsek GAS Turun Ke Ladang, Menanam Harapan Bersama Petani
Program Pekarangan Pangan Bergizi di Rengat Barat Diharapkan Jadi Sumber Pangan Mandiri
Pemko Batam Targetkan Optimalisasi PBJT Listrik Lewat Sosialisasi NITKU
Pendampingan Jagung Di Lintas Utara: Kapolsek Keritang, Jangan Biarkan Petani Bekerja Sendiri
Bhabinkamtibmas Lintas Utara Dampingi Petani: Aiptu Hendrick Yanto, Jagung Tumbuh Kalau Dirawat Bersama