Foto : Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar Polsek Kemuning, Aipda Desi Sutowo KEMUNING - Di Batu Ampar, tanah kosong yang dulu hanya dibiarkan, kini mulai diajak bicara. Diajak berteman. Diajak memberi hidup untuk keluarga yang tinggal di sekitarnya
Dalam rangka mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Batu Ampar Polsek Kemuning, Aipda Desi Sutowo, menyambangi warga Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil. Tidak ada seremonial. Yang ada hanya obrolan hangat di teras rumah, seperti saudara yang saling mengingatkan.
Kunjungan itu dilakukan Aipda Desi dengan hati yang sederhana. Ia ingin mengajak warga melihat pekarangan rumah yang masih kosong. Tanah itu bukan untuk dibiarkan. Tanah itu bisa ditanami sayur, bisa dirawat, bisa menjadi sumber rezeki keluarga. “Kalau kita tanam, kita panen. Kalau kita panen, dapur kita tidak akan kosong,” katanya dengan suara pelan, seperti berbisik pada anak sendiri.
Aipda Desi percaya, ketahanan pangan itu dimulai dari hal kecil yang dilakukan bersama. “Melalui pemanfaatan pekarangan rumah, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga turut mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujarnya. Ia tidak bicara sebagai petugas. Ia bicara sebagai kakak, sebagai tetangga, sebagai bagian dari keluarga besar Batu Ampar.
Bagi Aipda Desi, kehadiran Polri di tengah warga bukan hanya soal keamanan. Ia soal rasa saling peduli. “Saya ingin kita semua merasa punya rumah yang sama. Kalau ada yang butuh dorongan, kita dorong. Kalau ada yang butuh ditemani, kita temani. Karena desa ini kuat kalau warganya saling menguatkan,” ungkapnya.
Bhabinkamtibmas menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta mengedukasi warga untuk lebih mandiri dalam mengelola sumber daya di lingkungan sekitar. Ia ingin warga merasa nyaman. Merasa dihargai. Merasa bahwa polisi hadir untuk membantu, bukan untuk menakut-nakuti.
Kapolsek Kemuning menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. “Kami ingin warga merasa tidak sendiri. Kalau desa kuat, keluarga kuat. Kalau keluarga kuat, Indonesia pun ikut kuat,” katanya.
Di Batu Ampar, ajakan itu diterima dengan senyum. Ibu-ibu mulai bertanya jenis sayur yang cocok ditanam. Bapak-bapak mulai menata pekarangan. Anak-anak ikut membantu menggali tanah. Semua dilakukan tanpa paksaan. Semua dilakukan karena terasa seperti keluarga yang sedang bekerja bersama untuk satu tujuan.
Kegiatan berjalan lancar dan disambut positif oleh masyarakat yang turut termotivasi untuk memanfaatkan lahan pekarangan menjadi area tanam sayur-mayur yang produktif. Tidak ada perintah. Hanya ada ajakan. Tidak ada jarak. Hanya ada keakraban. Dari obrolan di teras, Batu Ampar mulai berubah.
*Di Batu Ampar, setiap benih sayur yang ditanam hari ini adalah tanda kasih untuk keluarga. Untuk anak-anak yang akan makan dari hasil halaman sendiri. Untuk desa yang ingin hidup mandiri. Dan di antara baris sayur itu, Aipda Desi Sutowo berdiri bersama warga, seperti keluarga yang sedang menanam harapan, pelan-pelan, dengan cinta.*