Komsos Rutin Di Kuindra: Babinsa, Kami Hadir Untuk Mendengar Dan Menjaga Kampung Binaan


Kamis, 14 Mei 2026 - 12:44:25 WIB
Komsos Rutin Di Kuindra: Babinsa, Kami Hadir Untuk Mendengar Dan Menjaga Kampung Binaan

KUINDRA - Di Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, Kamis siang itu nilai-nilai Pancasila kembali dihidupkan. Babinsa Koramil 04/KDR duduk bersama warga, mengingatkan bahwa menjaga kampung sama artinya dengan menjaga negara.

Babinsa Koramil 04/KDR, Praka M. Adzan Niko, melaksanakan kegiatan komunikasi sosial di Kampung Pancasila, Kelurahan Sapat, Kecamatan Kuindra, Kabupaten Inhil, Kamis 14 Mei 2026 pukul 11.44 WIB. Kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi dan tegur sapa sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat desa binaan.

Praka Adzan Niko menghimbau kepada masyarakat bahwa setiap warga negara Indonesia berkewajiban dan mempunyai hak yang sama dalam membela negaranya. “Bela negara itu tidak selalu harus di medan perang. Menjaga keamanan kampung, saling membantu tetangga, itu juga bagian dari cinta tanah air,” ujarnya.

Ia juga menanamkan jiwa patriot, cinta tanah air, dan bela negara kepada warga. Menurutnya, sikap saling bertoleransi merupakan cerminan kehidupan bermasyarakat sehari-hari yang sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945. “Kalau kita saling menghormati, perbedaan tidak akan pernah jadi perpecahan,” katanya.

Babinsa mengajak warga untuk selalu menjaga keamanan dan ketentraman di sekitaran kampung. “Lingkungan yang aman lahir dari kepedulian kita bersama. Kalau ada yang janggal, jangan diam. Sampaikan ke Babinsa, kita cari solusi bersama,” pesannya.

Praka Adzan Niko menegaskan bahwa kegiatan Komsos ini rutin dilaksanakan. “Ini bukan sekadar formalitas. Ini cara kami hadir, mendengar, dan memastikan warga merasa tidak sendiri. Silaturahmi yang baik akan membuat desa lebih kuat,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Babinsa selalu berkontribusi dalam kehidupan sehari-hari warga binaan. “Mulai dari urusan keamanan, kegiatan sosial, sampai sekadar berbincang di warung kopi. Kami ada untuk mendampingi warga, bukan hanya saat ada masalah,” katanya.

Menurut Praka Adzan Niko, Kampung Pancasila harus menjadi contoh kerukunan dan gotong royong. “Di sini kita berbeda suku, berbeda agama, tapi tetap satu. Itu yang harus kita jaga. Karena kekuatan bangsa ada pada persatuan di tingkat desa,” jelasnya.

Ia berharap, semangat kebersamaan di Kelurahan Sapat terus tumbuh. “Kalau warga kompak, kampung aman, dan program pembangunan bisa berjalan lancar. Itu tujuan kita bersama,” ujarnya.

Selama kegiatan berjalan aman dan tertib. Di Sapat, obrolan sederhana antara Babinsa dan warga hari ini menjadi pengingat bahwa bela negara dimulai dari hal kecil: saling menjaga, saling menghormati, dan selalu hadir untuk sesama. (*)