Pilihan
Polres Siak Intensifkan Pengamanan di Rest Area KM 45 Kandis
Polsek Bungaraya Bagikan 100 Bibit Pohon Berkah Sambut Idul Fitri 1447 H
PDIP Koreksi Habis-Habisan Perppu Jokowi Tangani Corona: Ini Bukan Bencana Perang, Isinya Kok Milite
MEDIALOKAL.CO – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) 23/1959 yang diambil Presiden Joko Widodo untuk menanangani wabah virus corona atau Covid-19 dinilai terlalu tergesa-gesa.
Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin menyebut dalam Perppu tersebut dapat menetapkan darurat kerusuhan, perang dan bencana alam.
“Jangan tergesa-gesa bicara kerusuhan atau darurat, karena Perppu ini tak relevan diberlakukan untuk mengatasi epidemi Corona,” kata TB Hasanuddin dalam keterangannya, Kamis (1/4).
Menurut Politisi PDIP itu, pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang mengarah pada darurat sipil itu terkesan militeristik.
Terlebih, dalam Perppu tersebut tidak mengatur secara rinci mengenai bencana pandemik global.
“Perppu 23/1959 memiliki semangat militeristik dan tersentral kepada pemerintah pusat sebagai penguasa darurat sipil/militer. Tidak mengatur kondisi bencana pandemik atau wabah penyakit. Perppu 23/1959 mengacu pada hal-hal yang berkaitan dengan perang, bencana perang, pemberontakan, kerusuhan dan bencana alam,” urainya.
TB Hasanuddin menjelaskan, Pasal 1 ayat (1) huruf c tentang keadaan khusus dan keadaan bahaya negara tidak memiliki penjelasan yang cukup jelas atau masih multitafsir.
“Perlu kebutuhan untuk menyusun parameter ketat dalam mengklasifikasi “keadaan khusus” atau keadaan yang berbahaya bagi negara,” tegasnya.
Atas dasar itu, dia menyarankan agar pemerintah memberlakukan UU 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan secara sungguh-sungguh dan melengkapi peraturan pendukungnya seperti Peraturan Pemerintah (PP), Peraturan Menteri (Permen) dan lain lain. Kemudian ditambah UU 4/1984 tentang Wabah Penyakit.
Sebab, substansi Perppu 23/1959 itu murni untuk pemulihan keamanan usai pemberontakan, kerusuhan atau akibat bencana alam yang dikhawatirkan dapat membahayakan hidup negara.
“Bukan untuk wabah atau pandemi. Khawatir bila diberlakukan Darurat sipil, aktivitas warga akan terbelenggu,” pungkasnya.*


Berita Lainnya
Babinsa Koramil 04/Kuindra Manfaatkan Idul Fitri 1447 H untuk Berikan Himbauan Kamtibmas untuk Masyarakat
Serda Ali B. Harahap: Kami Akan Terus Laksanakan Patroli untuk Jaga Keamanan
KNPI Inhil Soroti Kegiatan Tahunan Saat Lebaran Di Pantai Solop, Dorong Bupati Inhil Perkuat Program Kepemudaan yang Positif
Manfaatkan Moment Hari Raya Idul Fitri, Babinsa Koramil 03/Tpl Anjangsana Kerumah warga
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Jaga Keamanan Wilayah di Suasana Lebaran
Babinsa Koramil 07/Teteh Tekankan Pentingnya Keamanan dan Ketertiban Saat Idul Fitri 1447 H
Babinsa Koramil 04/Kuindra Manfaatkan Idul Fitri 1447 H untuk Berikan Himbauan Kamtibmas untuk Masyarakat
Serda Ali B. Harahap: Kami Akan Terus Laksanakan Patroli untuk Jaga Keamanan
KNPI Inhil Soroti Kegiatan Tahunan Saat Lebaran Di Pantai Solop, Dorong Bupati Inhil Perkuat Program Kepemudaan yang Positif
Manfaatkan Moment Hari Raya Idul Fitri, Babinsa Koramil 03/Tpl Anjangsana Kerumah warga
Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas, Jaga Keamanan Wilayah di Suasana Lebaran
Babinsa Koramil 07/Teteh Tekankan Pentingnya Keamanan dan Ketertiban Saat Idul Fitri 1447 H