Sudah Berusia 12 Tahun, Begini Peringatan Hari Jadi Tagana di Inhil
TEMBILAHAN - Menjadi taruna siaga bencana (Tagana) merupakan tugas mulia yang diemban membantu masyarakat dalam keadaan terkena bencana. Hadirnya Tagana pertama kali saat terjadi musibah bencana alam Tsunamindi Nangro Aceh Darussalam.
Hingga kini usia Tagana sudah mencapai 12 tahun, peran serta dari Tagana dalam membangun masyarakat disaat bencana bukti dari kontribusi satuan ini terhadap negeri tercinta.
Di Kabupaten Indragiri Hilir HUT Tagana yang ke 12 digelar apel peringatan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Syaifuddin Hamdan, Kamis (22/3) dilapangan Kantor Dinsos Tembilahan. Dalam apel gabung tersebut diikuti jajaran Dinsos, personel Tagana, dan TKSK.
Di HUT Tagana yang ke 12 ini, Syaifuddin mengharapkan, relawan Tagana dapat memberikan solusi dan tindakan penanganan respon bencana yang lebih baik sehingga menuntut persyaratan prestasi yang tinggi dari personel organisasi itu sendiri.
Dalam suatu kejadian bencana dijelaskan, Syaifuddin, Tagana lebih fokus pada penanganan pasca bencana, seperti mengakomodir dan memberikan pertolongan pada warga, evakuasi, memberikan penyuluhan atas kepanikan mental dari warga yang tertimpa bencana.
“Kedepannya, kita harapkan seluruh anggota Tagana dapat memecahkan masalah dan membantu korban bencana alam, dan bencana lainnya yang terjadi di Inhil, ” katanya.
Ia juga mengatakan Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Sosial akan memberikan perhatian yang lebih besar kepada para anggota Tagana karena merupakan sukarelawan yang siap membantu dalam keadaaan darurat.
HUT Tagana ini dapat menjadi momentum meningkatkan sinergitas membantu tugas kemanusiaan tanpa diskriminasi dan melakukan kegiatan-kegiatan sosial agar Tagana lebih dikenal lagi oleh masyarakat Kabupaten Inhil.
“Selain menolong korban bencana, Tagana juga akan melaksanakan bakti sosial dengan melakukan kegiatan-kegiatan lainnya,” terangnya.
Syaifuddin menerangkan, di Kota Tembilahan saat ini sudah ada 21 personel dari Tagana, ditambah dengan beberapa anggota relawan yang tergabung dalam TKSK ditingkat kecamatan.
"Kolaborasi antara Tagana dan satuan lain dalam menangani bencana diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penanganan bencana," harap Syarifuddin.(*)


Berita Lainnya
BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH
Polisi Cinta Petani: IPTU Andrianto Turun ke Sungai Luar, Dampingi Warga Rawat Semangka
Kapolsek Keritang Dorong Ketahanan Pangan, Kanit Samapta Sambangi Lahan Padi Warga di Kotabaru Reteh
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Peternakan Kambing Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Batang Tuaka Turun ke Junjangan, Kawal Lahan Padi Demi Swasembada Pangan
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog
BAPENDA BATAM GELAR SOSIALISASI SINERGI OPTIMALISASI OPSEN PKB DAN BBNKB UNTUK PENINGKATAN PENDAPATAN DAERAH
Polisi Cinta Petani: IPTU Andrianto Turun ke Sungai Luar, Dampingi Warga Rawat Semangka
Kapolsek Keritang Dorong Ketahanan Pangan, Kanit Samapta Sambangi Lahan Padi Warga di Kotabaru Reteh
Bhabinkamtibmas Desa Petalongan Sambangi Peternakan Kambing Warga dalam Mendukung Ketahanan Pangan
Bhabinkamtibmas Batang Tuaka Turun ke Junjangan, Kawal Lahan Padi Demi Swasembada Pangan
Polsek Koto Gasib Mengirimkan Sempel Jagung Pipil Ke Bulog