Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
Tim Gabungan Diskes, Disperindag dan kepolisian Inhil Sidak 27 Merk Ikan Mackerel
Tembilahan - Dinas Kesehatan bersama Disperindag dan kepolisian Kabupaten Indragiri Hilir, Riau melakukan pengawasan gabungan terhadap peredaran barang makanan khususnya 27 merk ikan makarel yang positif mengandung parasit cacing oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.
"Berdasarkan penjelasan BPOM RI tentang perkembangan temuan parasit cacing pada produk ikan makarel kaleng tgl 28 maret 2018, terdapat 27 merk (138 bets) yang hasil pengujiannya positif cacing, untuk itulah kita lakukan sidak guna memantau kembali peredaran ikan kaleng yang dimaksud," ujar Irdawati, SKM kepala seksi Kefarmasi dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Kamis.
Hasil sidak dari sejumlah tempat, tim gabungan tampak mengamankan sejumlah merk ikan makarel kaleng yang termasuk kedalam 27 merk yang sudah positif mengandung parasit cacing.
peredarannya sudah tidak ditemukan lagi disejumlah pasar tradisional maupun modern," ucapnya.
Adapun 27 merk ikan makarel yang dinyatakan mengandung cacing adalah Farmerjack, Fiesta Seafood, Gaga, HOKI, Hosen, ABC, ABT, Ayam Brand, Botan, CIP, Dongwon, DR Fish, IO, JOJO, Kings's Fisher, LSC, Maya, TSC, TLC, NAGO, Naraya, Pesca, Poh Sung, Pronas, Ranesa, S&W, Sempio.
Pada kesempatan itu, Irdawari mengimbau kepada seluruh masyarakat agar berhati-hati dan cermat dalam membeli dan mengkonsumsi produk pangan. Selalu perhatikan kemasan, label, izin edar dan tanggal batas produk aman dikonsumsi (expired).
Disamping itu, Kabid Pelayanan Kesehatan Rahmi Indrasuri, juga mengimbau kepada 20 Upt Puskesmas yang ada di Inhil untuk bersinergi dalam melakukan pengawasan peredaran ikan yang positif mengandung cacing diwilayah kerja masing-masing.
"Kita juga telah mengeluarkan surat himbauan kepada setiap Upt Puskesmas yang ada di Inhil untuk memberikan penyuluhan terhadap toko makanan dan lainnya untuk tidak menjual produk yang mengandung cacing," tambah Rahmi.(adv)
Sumber : Antarariau.com


Berita Lainnya
Polsek Kuindra Gelar Doa Bersama Syukuran Pembangunan Jembatan dan renovasi sd 020 Parit 14 Kelurahan Sapat
Doa Bersama Syukuran Pembangunan Jembatan Desa Tanjung Pasir Berlangsung Khidmat
Polsek Kemuning Bersama Forkopimcam dan Pemerintah Desa Sekara Panen Jagung Kuartal IV
Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda Riau: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Sapat Secara Rutin
Dukung Swasembada Pangan, Danramil 03/TPL Lettu Arm Muchazzar Hadiri Acara Penanaman Jagung Desa Karya Tunas Jaya
Polsek Kuindra Gelar Doa Bersama Syukuran Pembangunan Jembatan dan renovasi sd 020 Parit 14 Kelurahan Sapat
Doa Bersama Syukuran Pembangunan Jembatan Desa Tanjung Pasir Berlangsung Khidmat
Polsek Kemuning Bersama Forkopimcam dan Pemerintah Desa Sekara Panen Jagung Kuartal IV
Pecat 12 Polisi 'Nakal', Kapolda Riau: Tak Ada Toleransi untuk Narkoba
Babinsa Koramil 04/Kuindra Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Sapat Secara Rutin
Dukung Swasembada Pangan, Danramil 03/TPL Lettu Arm Muchazzar Hadiri Acara Penanaman Jagung Desa Karya Tunas Jaya