Buaya Berukuran 2 Meter Tangkapan Warga Kempas Dibawa ke Pekanbaru
PEKANBARU - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau merelokasi seekor buaya Muara (Crcodylus porosus) sepanjang dua meter, yang sebelumnya ditangkap warga saat berada di dalam selokan pemukiman masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir.
"Buaya itu saat ini sudah di dalam pengawaan kita di Kantor BBKSDA Pekanbaru," kata Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau, Mulyo Hutomo kepada Antara di Pekanbaru, Sabtu.
Ia menjelaskan buaya muara berusia empat tahun tersebut awalnya ditemukan masyarakat di selokan atau biasa disebut parit di Kelurahan Kempas Jaya, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis kemarin 29 Maret.
Masyarakat selanjutnya menghubungi kepolisian sektor setempat, mengingat lokasi itu kerap menjadi area permainan anak-anak. Beruntung tidak ada korban jiwa akibat buaya nyasar tersebut.
Menurut Hutomo, setelah dihubungi Polres Indragiri Hilir terait temuan predator tersebut, pihaknya langsung menurunkan tim untuk menangkap dan merelokasi buaya itu.
Jumat malam tadi (30/3), tim BBKSDA Wilayah I tiba di Kota Pekanbaru setelah menempuh perjalanan darat sekitar delapan jam lamanya.
"Tim medis kita masih akan memeriksa kesehatan buaya itu. Jika memungkinkan dalam waktu dekat akan segera kita lepasliarkan kembali ke tempat yang aman dari manusia," tuturnya.
Melengkapi Hutomo, Kepala BBKSDA Riau, Suharyono menyampaikan apresiasi setingginya Kepada Polres Indragiri Hilir, Komando Rayon Militer setempat serta warga atas kerjasama dalam menyelamatkan satwa itu.
"Buaya muara merupakan satwa langka dilindungi Undang-Undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Saya mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada seluruh pihak atas kerjasamanya," ujar mantan kepala BBKSDA Provinsi Bali tersebut.
Keberadaan buaya sering menjadi teror sendiri bagi warga Kabupaten Indragiri Hilir, mengingat secara geografis daerah itu berada di pesisir Riau serta banyak terdapat sungai-sungai kecil. Dalam beberapa kasus, buaya bahkan sempat menerkam mulai dari sekadar melukai hingga menghabisi nyawa warga.(*)
Sumber : Antarariau.com


Berita Lainnya
Berbagi Berkah Ramadan, Bapenda Batam Santuni 159 Anak Yatim dan Janda Lansia Jelang Idul Fitri 1447 H
BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih dalam Proses Finalisasi
Polsek Tempuling Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Pos Pelayanan Lebaran 2026 untuk Pemudik
Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan Berjalan Aman Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Malam Ramadan di Kota Siak
Babinsa Koramil 04/Kuindra, Komsos Ini Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat
Berbagi Berkah Ramadan, Bapenda Batam Santuni 159 Anak Yatim dan Janda Lansia Jelang Idul Fitri 1447 H
BKAD Inhil Jelaskan Tahapan Penyusunan APBD 2026, Rincian Anggaran OPD Masih dalam Proses Finalisasi
Polsek Tempuling Sediakan Cek Kesehatan Gratis di Pos Pelayanan Lebaran 2026 untuk Pemudik
Petugas Pos Pelayanan Laksanakan Pengamanan Kedatangan Kapal di Pelindo Tembilahan Berjalan Aman Ops Ketupat Lancang Kuning 2026
Dentuman Meriam Buluh Meriahkan Malam Ramadan di Kota Siak
Babinsa Koramil 04/Kuindra, Komsos Ini Wujudkan Rasa Aman dan Nyaman bagi Masyarakat