Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Mandi Belimau, Tradisi Adat Melayu Menjunjung Tinggi Keagamaan Islam
SUNGAILIAT - Indonesia terkenal akan beragam budaya nan unik, salah satunya tradisi adat Mandi Belimau. Sebuah tradisi adat yang digelar di Area Pemakaman Depati Bahrin Lubuk Bunter Desa Kimak, Kec. Merawang, Kab. Bangka, Provinsi Bangka Belitung (Babel).
Plt. Bupati Bangka Rustamsyah mengatakan, kegiatan ini diadakan bertujuan untuk melestarikan, menggali dan mengapresiasi hasil karya tokoh-tokoh terdahulu sehingga dicontohkan kepada generasi muda agar mengenal, mencintai dan menghargai adat dan budaya daerah.
Menurutnya, melihat dan mengamati perkembangan teknologi zaman sekarang dapat berpengaruh terhadap pelestarian maupun perkembangan budaya di daerah saat ini.
"Sehingga kita perlu bersama-sama berkomitmen untuk terus mempertahankan budaya daerah Mandi Belimau sampai ke lintas generasi berikutnya, generasi penerus bangsa dan negara," ujarnya kala acara kepada awak media di Sungailiat, Bangka.
Rustam menyebutkan bahwa dalam menghargai karya sejarah perjuangan yang diukir oleh para pejuang kita merupakan wujud kepedulian yang sangat positif, seperti jejak perjuangan Depati Amir dan Depati Bahrin. Bahkan salah satu upaya nyata adalah mengajukan Depati Amir sebagai pahlawan nasional.
Jadi lanjutnya, tradisi adat Mandi Belimau ini juga berkaitan erat dengan budaya melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan Islam yang menjadi ruh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat si pulau Bangka.
"Kita berharap tradisi ini terus dilaksanakan dan dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata dengan mengemas acara dalam bentuk festival sang Depati dengan menggabungkan potensi wisata sejarah wisata alam, wisata budaya, dan agrowisata," ia menuturkan.
Dirinya pun optimis bahwa di desa Kimak, Merawang, Bangka bakal menjadi salah satu pusat destinasi wisata bagi pengunjung domestik, wisman, dan penggerak ekonomi masyarakat dan daerah.
"Saya yakin desa ini akan menjadi salah satu destinasi wisata dan akan berpengaruh terhadap sosial ekonomi masyarakatnya dan daerah," tandas Rustamsyah.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal