Sisakan Luka Mendalam, Ini 6 Insiden Kebakaran 'Mengerikan' di Inhil Sepanjang 2020

Ilustrasi

Loading...

INHIL, Medialokal.co - Sepanjang tahun 2020 ini, banyak terjadi kasus kebakaran hebat di kabupaten Indragiri Hilir. Dari mulai kasus yang menelan kerugian ratusan juta rupiah, hingga merenggut korban jiwa.

Lantas, insiden apa saja itu? Berikut Medialokal.co rangkum sejumlah kaleidoskop kebakaran yang menyisakan sebagian luka mendalam bagi warga Inhil di tahun 2020 ini.

1. 20 Kios di Desa Sungai Gantang Habis Dilumat Si Jago Merah

Kebakaran hebat terjadi Desa Sungai Gantang, simpang empat Rumbai, Kecamatan Kempas, Kamis (27/02/2020) dini hari. Sebanyak 20 kios ludes dilahap si jago merah. Tak hanya menghanguskan kios, dalam kejadian ini satu unit kendaraan roda empat dan 2 unit roda dua ludes.

Loading...

Saat peristiwa itu berlangsung, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Damkar, BPND dan masyarakat saling bahu membahu memadamkan api. 20 kios papan habis dalam insiden tersebut dan menelan kerugian hingga milyaran rupiah.

 

2. Belasan Rumah di Jalan M Boya Tembilahan Hangus Terbakar

Sebanyak 16 unit rumah milik masyarakat di Lorong Nangka dan Lorong Sukun, Jalan M Boya Tembilahan hangus terbakar, Rabu (12/08/2020).

Dari keterangan warga, sekira pukul 11:15 WIB, saksi melihat api sudah membesar yang bersumber dari 1 unit rumah kosong milik pak Amat yang tidak berpenghuni, yang mana di depan rumah tersebut sering digunakan warga untuk menumpuk dan membakar sampah.

Api begitu cepat menjalar hingga ke rumah lainnya. Karena kondisi bangunan rumah merupakan kayu dan berdempetan, membuat api dengan sangat cepat melahab ke rumah warga lainnya di sekitar Lorong Nangka dan Lorong Sukun.

Kemudian masyarakat setempat memadamkan api dengan alat seadanya dan berselang sekitar 20 menit setelah kejadian tim pemadam kebakaran dibantu TNI dan masyarakat ikut memadamkan api agar tidak terus melebar ke rumah masyarakat lainnya.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

 

3. 60 Perumahan di Sambu Guntung Hangus, Listrik Diduga Jadi Biang

Perumahan milik karyawan PT Pulau Sambu Guntung (PSG) yang terletak di Parit 10 Desa Air Tawar, kecamatan Kateman, kabupaten Inhil, Minggu (16/08/2020) pagi sekitar pukul 06:00 WIB habis dilahap si jago merah.

Kronologisnya, ketika saksi atas nama Nurhidayat (24) sedang berada di kamar mandi, ia melihat ada api membesar di atas plafon petak sebelah, yang mana pada saat itu dalam keadaan kosong/tidak ada penghuni. Saksi mencoba mencari air untuk berusaha memadamkan, namun karena angin yang kencang membuat api cepat membesar dan tidak dapat dikendalikan.

Selanjutnya saksi minta tolong kepada tetangga, namun karena bangunan terbuat dari kayu, sehingga api cepat menyebar dan menghanguskan 60 (enam puluh) petak perumahan perusahaan PT. PSG.

Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan SH SIK MHum melalui Kasubbag Humas Polres Inhil AKP Warno Akman mengatakan meskipun tidak ada korban jiwa, setidaknya 10 blok perumahan karyawan yang masing-masing terdapat 6 petak perumahan, dengan total perumahan yang terbakar sebanyak 60 (enam puluh) petak.

"Diduga sebabnya adalah konsleting listrik karena menurut keterangan saksi, api menyala di bagian plafon rumah yang kosong," ujarnya.

 

4. Diduga Sebab Api Kompor, Kebakaran di Teluk Pantaian Telan Satu Keluarga

Nasib naas dialami sebuah keluarga di Jalan H Khalid, Dusun Flamboyan, Desa Teluk Pantaian RT 002 RW 002, kecamatan Gaung Anak Serka (GAS), kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Roni, seorang kepala keluarga tewas terpanggang di kamar belakang bersama istri (Linda) dan anaknya. Peristiwa itu terjadi pada Senin (24/08/203) dini hari.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kapolsek GAS Iptu Agus Susanto, pada saat Eva dan Mastar yang merupakan saudara dari korban sedang beristirahat, tiba tiba mendengar teriakan minta tolong Fatimah dari rumah sebelah yang merupakan orang tua dari Eva.

"Eva bersama suaminya kemudian langsung  mendatangi rumah orang tuanya tersebut untuk membantu orang-orang yang ada di dalam rumah untuk keluar, karena pada saat itu yang berada di dalam rumah adalah orang tua saksi yang bernama Fatimah, saudara kandung saksi Ali dan Supriandi, dan keluarga adik kandung saksi yang bernama Roni beserta istri dan anak," tutur Kapolsek GAS kepada wartawan Medialokal.co

Sesampai di rumah orang tuanya, saksi melihat orang tuanya telah ditolong oleh Ali dan Supriandi untuk keluar dari dalam rumah.

"Namun adik kandung saksi atas nama Roni beserta istri dan anaknya yang saat itu terkurung oleh api di kamar belakang dan tidak dapat tertolong lagi," jelas Iptu Agus Susanto.

Menurut data dan keterangan yang sementara dihimpun oleh pihak Kepolisian GAS, kerugian materil akibat kebakaran tersebut berkisar kurang lebih Rp.700.000.000 (Tujuh ratus juta rupiah) dan korban jiwa berjumlah 3 orang.

Belum diketahui penyebab kebakaran, namun dalam penyelidikan menurut keterangan saksi, kebakaran diduga bersumber dari api kompor.

 

5. Kebakaran Wisma di Tembilahan, 6 Orang Tewas

Musibah kebakaran yang menimpa penginapan Wisma Abu di Tembilahan Kota, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mengakibatkan 6 orang meninggal dunia dan 1 petugas Damkar alami luka berat, Senin (14/12/2020) malam.

Menurut keterangan Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Indra Lamhot Sihombing menuturkan, ada 7 orang korban akibat insiden mengerikan itu.

"5 orang Laki-laki dan 1 Perempuan  ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dan 1 orang petugas Damkar mengalami luka berat," katanya saat ditemui di RSUD PH Tembilahan.

Ke 6 jenazah kemudian dibawa ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dibersihkan oleh Tim Medis.

 

6. Pemukiman Warga di Khairiah Mandah Dilahap Api, Seorang Ibu Tewas Terpanggang

Kebakaran yang melanda pemukiman warga di kelurahan Khairiah Mandah, kecamatan Mandah, kabupaten Indragiri Hilir selain  menghanguskan 5 unit rumah milik warga pada Sabtu (26/12/2020) malam, juga didapati seorang ibu bernama Rohana (70) meninggal dunia akibat terkurung dalam kobaran api.

Ediwan Shasby, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir saat dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan informasi tersebut.

"Dalam peristiwa naas ini 5 unit rumah milik, Rohana, Yahya, Azman, dan Tamrin hangus terbakar, sedangkan korban atas nama Rohana (70) meninggal dunia, terkurung di dalam rumah," sebutnya, Minggu (27/12/2020).

Dijelaskannya, korban yang tewas terbakar itu tidak bisa menyelamatkan diri lantaran  menderita sakit. Warga juga sudah berupaya menolong korban, namun api kian membesar membuat korban tidak bisa lagi diselamatkan.

"Kerugian materi belum bisa ditaksir, namun  untuk penyebab kebakarannya masih dalam penyelidikan pihak berwajib," tandasnya.






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar