Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Usai Diberi Sanksi Oleh DLH Bengkalis, Dosa PKS PT.PCR Kembali Bertambah
MANDAU - Pasca diberikan sanksi administratif paksaan oleh pihak Pemerintahan Kabupaten Bengkalis melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) nya, tepatnya tertanggal 10 April 2018 lalu, pihak Parik Kelapa Sawit Permata Citra Rangau (PKS PCR) yang berada di Jalan Gajah Mada KM 3,5 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau, telah membangun Kolam-kolam limbah baru yang berada di jalan Purnama Kelurahan Talang Mandi.
Namun ternyata, atas pembangunan kolam-kolam limbah baru PKS PCR tersebut, ternyata membawa dampak negatif terhadap sumber air bersih masyarakat yang bertempat tinggal diseputaran pembangunan kolam limbah baru PKS PCR tersebut. Yakni sumber air bersih masyarakat menjadi berubah warna atau tercemar sejak limbah PKS PCR dimasukkan ke dalam kolam kolam baru tersebut.
Masyarakat Kelurahan Talang Mandi yang tercemar sumber air bersihnya yakni, Irwan dan Nur, sepasang suami-istri, yang tepatnya bertempat tinggal di jalan Purnama Kelurahan Talang Mandi. Atau berjarak kurang lebih 20 (dua puluh) meteran dari bangunan baru kolam-kolam limbah PKS PCR, atau tepatnya berada kurang lebih 30 (tiga puluh) meteran dari bangunan PKS PCR tersebut.
Irwan dan Nur ketika ditemui Spiritriau.comdiseputaran lokasi pembangunan kolam-kolam baru limbah PKS PT.PCR, pada Senin 04 Juni 2018, menyampaikan, adanya pembagunan kolam-kolam limbah PKS PCR yang baru ini, sumber air bersih mereka jadi tercemar.
"Yang jelas air untuk keperluan mandi, nyuci, dan masak, kami sangat kesusahan. Harus nunggu hujan turunlah baru ada air bersih kami. Dan biar abang tahu, mandi pun kami terpaksa ngambil air dari kolam penampungan terakhir limbah PKS PCR itu, "terang Irwan yang didampingi oleh Istrinya Nur.
"Terkait hal tersebut, sudah berulang kami mengeluhkannya ke pihak PKS PCR, namun tidak pernah ditanggapi. Dari pada itu kami sangat berharap ke pihak pemerintahan Bengkalis, atau ke pihak terkait, tolonglah bekerja dengan hati dan sebenarnya. Yang sebagaimana sesuai dengan aturan pastinya. Kemarin Bapak-bapak Dinas Lingkungan turun, tapi hentah apalah yang di cek mereka. Mungkin jalan-jalan saja. Jelasnya kami sangat kecewa dengan pihak PKS PT.PCR ini, yang terlalu menyepelekan lingkungan hidup. Seharusnya di tindak tegaslah sama pihak-pihak terkait, jangan didiamin saja, "cetus Irwan dan Istrinya Nur. (SRC)


Berita Lainnya
Sertu Johansah Babinsa Koramil 09/Kemuning Makan Bergizi Gratis Penting untuk Kesehatan Siswa
Koramil 04/Kuindra dan Masyarakat Bersinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban Kampung
Masyarakat Dukung Patroli Tapal Batas TNI di Desa Kampung Baru
Polsek Enok Laksanakan Green Policing di SDN 024 Desa Rantau Panjang Kec.Enok Kab.Inhil untuk Edukasi Siswa terhadap Lingkungan
Komsos Dengan Ketua RT Dan Tomas, Sertu Pardamaean Siregar Imbau Agar Melaporkan Setiap Kejadian Kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas
Pastikam Wilayah Bebas Api, Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Kempas Jaya
Sertu Johansah Babinsa Koramil 09/Kemuning Makan Bergizi Gratis Penting untuk Kesehatan Siswa
Koramil 04/Kuindra dan Masyarakat Bersinergi Jaga Keamanan dan Ketertiban Kampung
Masyarakat Dukung Patroli Tapal Batas TNI di Desa Kampung Baru
Polsek Enok Laksanakan Green Policing di SDN 024 Desa Rantau Panjang Kec.Enok Kab.Inhil untuk Edukasi Siswa terhadap Lingkungan
Komsos Dengan Ketua RT Dan Tomas, Sertu Pardamaean Siregar Imbau Agar Melaporkan Setiap Kejadian Kepada Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas
Pastikam Wilayah Bebas Api, Babinsa Koramil 03/Tpl Laksanakan Patroli Tapal Batas di Kelurahan Kempas Jaya