Status Darurat Bencana Banjir Diperpanjang Hingga 30 April
PEKANBARU, Medialokal.co - Kota Pekanbaru ditetapkan berstatus tanggap darurat bencana banjir.
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mulai salurkan bantuan kepada masyarakat terdampak.
"Pekanbaru sudah ditetapkan tanggap darurat bencana banjir sejak tiga hari yang lalu 23-25, jadi hari ini kita akan perpanjang lagi mengingat cuaca yang rawan," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru H Muhammad Jamil, Senin (26/4/2021).
Lanjutnya, BMKG sudah mengungkapkan bahwa akan ada kemungkinan lagi curah hujan masih tinggi di wilayah Riau, khususnya di Pekanbaru. Jadi, Pemko memperpanjang status itu hingga 30 April mendatang.
"Jadi kita sudah konsultasi dengan BMKG, ada kemungkinan curah hujan akan meningkat di Kota Pekanbaru. Sehingga nanti dengan curah hujan yang meningkat, kita harus antisipasi. Kita memperpanjang SK tanggap darurat bencana ini, mulai hari ini 26 April sampai 30 April," jelasnya.
Ia menyebut, Pemko bakal menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak. Pemko saat ini masih lakukan validasi data calon penerima bantuan ini. Namun, Ia mengungkapkan data yang masuk sekitar 2.000 kepala keluarga.
Pemko juga terus menghitung berapa titik di kota Pekanbaru yang terdampak banjir. Kemudian, berapa jumlah masyarakat yang menepati rumah. Ia menyebut, masyarakat penerima yang menempati rumah saja.
"Masyarakat, yang tidak menempati rumah tidak dibantu. Yang Kita bantu itu adalah masyarakat yang terdampak. Karena ada juga masyarakat yang punya rumah terkena banjir, namun tidak ditempatinya. Dan masyarakat yang menyewa rumah, namun terdampak maka kita bantu. Meski KK nya bukan Pekanbaru tapi tetap kita bantu, karena dia terdampak," paparnya.
Jamil menyebut, bantuan kemungkinan berupa uang saja. Jadi mereka bisa membeli apa yang mereka butuhkan. Karena kalau sembako, kata dia akan lama lagi prosesnya.
"Kita kerjasama dengan RT, RW Lurah Camat, Dinsos dan Disdukcapil untuk validasi datanya. Ada 2.000 KK yang terdampak. Kita gunakan dana belanja tidak terduga (BTT), dana BTT cukuplah itu. Kita berdasarkan pada bantuan dari provinsi, pusat, standarnya kisaran Rp 300 ribu sampai Rp400 robu per-KK," paparnya.(*)


Berita Lainnya
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
Anggota Samapta Polsek Siak Laksanakan Monitoring Perkebunan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bhabinkamtibmas Polsek Siak Sambangi Petani Jagung Tumpang Sari dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
Polri Mitra Petani dan Peternak, Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Jika Terkendala Sistem
Anggota Samapta Polsek Siak Laksanakan Monitoring Perkebunan Jagung Warga Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Bhabinkamtibmas Polsek Siak Sambangi Petani Jagung Tumpang Sari dalam Mendukung Ketahanan Pangan Nasional
Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
Polri Mitra Petani dan Peternak, Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele