Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Jelang Pembukaan CPNS 2018, 3 Jalur Bidang Ini Sangat Dibutuhkan
JAKARTA - Jelang pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, pemerintah masih menutup rapat berapa total formasi yang akan dibuka. Nantinya, kuota tersebut akan diumumkan berdasarkan bersamaan dengan pengumuman pembukaan CPNS 2018.
Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Mudzakir mengatakan, pemerintah masih terus melakukan validasi data berapa kebutuhan pegawai yang diajukan pemerintah pusat dan daerah. Ditargetkan, validasi ini bisa rampung dalam waktu dekat sehingga bisa diumumkan pada akhir Juli atau awal Agustus mendatang.
"Saya pikir akan segera selesai dalam waktu dekat ini," ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (17/7/2018).
Namun lanjut Mudazkir, formasi CPNS 2018 sudah bisa dipastikan akan memprioritaskan tiga sektor. Yang pertama adalah tenaga pendidikan, kedua adalah tenaga kesehatan dan yang terakhir adalah tenaga teknis.
"Menyangkut kuota, tentu nanti kembali umumkan secara resmi. Tetapi betul bahwa secara umum seperti yang disampaikan oleh pak Menteri kuotanya itu akan menyangkut tenaga pendidikan , tenaga kesehatan dan juga tenaga teknis. Tapi rincian detailnya tentu belum bisa kita sampaikan Sekarang, mohon bersabar nanti akan segera kami umumkan," jelasnya.
Mengenai total kuota yang dibutuhkan untuk mengisi tenaga kesehatan, Mudzakir menyebut akan dibuka cukup banyak formasi. Hal tersebut seiring meningkatnya jumlah rumah sakit, klinik dan puskesmas yang ada di Indonesia.
"Ini kan data-data pemerintah yang disampaikan formasi kan diajukan secara top up dari daerah ke Kementerian melalui sistem e-formasi nanti diolah dengan berbagai pertimbangan. Nah ada beberapa hal hal yang perlu diperhatikan nantinya akan muncul angka-angka itu," kata Mudzakir.
Mudazkir menyebut jika data yang diajukan oleh Kementerian Kesehatan sudah dia dapatkan. Saat ini data tersebut masih terus diolah sebelum akhirnya benar-benar di publish ke publik.
"Kemenkes sudah menyampaikan, dengan berbagi pertimbangan kan itu ada analisis struktur organisasinya, beban kerjanya , tenaga yang ada, tenaga yang dibutuhkan tentu mereka sudah menyampaikan," tegasnya.
(okezone.com)


Berita Lainnya
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Dua Kader GMNI Inhil Resmi Dikukuhkan sebagai DPP GMNI Periode 2025–2028
PLN Berhasil Operasikan Jalur 2 Transmisi Pangkalan Brandan-Langsa, Pasokan Listrik Ke Aceh Makin Andal