Pilihan
Pemkab Siak Bahas Kesiapan Hadapi Arus Mudik dan Inflasi Jelang Lebaran
PT AIP Berikan Sembako Kepada 45 Nelayan Di Kampung Kuala Gasib
2019 Ada Politeknik Perkelapaan dan Nilam
MEDIALOKAL.CO - Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Jumain Appe mendukung rencana Pemkab Minahasa Selatan (Minsel) dan Aceh Jaya mendirikan Politeknik berbasis komunitas. Kemenristekdikti bahkan akan mempercepat usulan dari kedua kabupaten tersebut.
"Insyaallah 2019 pendirian Poltek Perkelapaan di Minsel dan Poltek Nilam dilaksanakan. Apalagi kalau kedua kabupaten ini sudah siap dari sisi anggaran maupun lahan," ujar Jumain usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Klaster Inovasi Nilam Aceh dan Kelapa Minsel di Jakarta, Senin (10/9).
Dia menyebutkan untuk membuka Poltek komunitas cukup menyiapkan anggaran sekira Rp 100 miliar dengan jumlah mahasiswa 300 sampai 500 orang. Dana ini lebih kecil dibanding membangun perguruan tinggi (Poltek) yang besar (non komunitas) yang mencapai Rp 350 miliar.
"Bupati Minsel dan Aceh Jaya sudah siap sih. Mereka sudah mengusulkan sejak 2018 dan sementara diproses usulannya," ucapnya.
Bupati Minsel Tetty Paruntu mengungkapkan, pihaknya sudah menyediakan lahan 15 hektare untuk membangun Poltek Perkelapaan. Sedangkan mahasiswanya diambil dari lulusan SMA/SMK di Minsel dan sekitarnya.
Untuk menarik minat masyarakat, Pemkab Minsel akan memberikan beasiswa bagi mahasiswanya. "Setiap tahun kami mengalokasikan dana beasiswa Rp 2,5 miliar untuk putra-putri Minsel. Bila ada Poltek Perkelapaan, anggaran ini akan ditambah," ucapnya.
Pada kesempatan sama, Bupati Aceh Jaya Tengku Irfan mengungkapkan, pihaknya juga siap membangun Poltek Nilam. Ini dalam upaya mendongkrak nilam sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD).
"Bila SDM-nya menguasai teknologi, bukan tidak mungkin nilam akan menjadi sumber utama PAD. Untuk memperkuat SDM itu butuh perguruan tinggi yang bisa memberikan pengetahuan, teknologi, inovasi, dan bisnis," tandasnya. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul
Silaturahmi BPMP Riau dengan Pemkab Kampar Bahas Program Penjaminan Mutu Pendidikan
Syarat Diperketat, Peminat SMA Negeri Plus Riau Tetap Tinggi
SMPN 4 Belaras Berbagi Takjil, Mengajarkan Anak-anak Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan
Rencana Penghentian Bosda Reguler Bukti Kadisdik Riau tidak Kompeten dalam Memimpin!
Ketua MKKS SMA Pekanbaru: Ramadan adalah Momentum Perkuat Integritas, Karakter dan Nilai Spritual
DPP-SPKN Soroti Transparansi Pengadaan APE fi Disdik Rohul