Hari Ini Sekdaprov Tinjau Venue Porprov di Kuansing


Loading...

PEKANBARU, MEDIALOKAL.CO -- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Riau, masih tetap akan menjalankan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi di Kabupaten Kuantan Singingi. Keputusan itu sesuai hasil rapat kerja (Raker) KONI Riau, bersama KONI Kabupaten Kota, dan PB Porprov. 

Ketua Umum KONI Riau, Iskandar Hoesin, mengatakan, pihaknya bersama Sekretaris Daerah Provinsi Riau, SF Hariyanto akan melakukan peninjauan kesiapan events tersebut. 

Adapun sejumlah persiapan yang dicek di antaranya adalah kesiapan venue, transportasi, akomodasi, konsumsi, termasuk acara pembukaan dan penutupan.

“Kami dari KONI Riau tetap akan mensukseskan pelaksanaan Porprov di Kuansing. Termasuk penyelenggaraan pertandingan sesuai dengan hasil raker KONI Riau, bersama KONI Kabupaten Kota, seluruh cabor, termasuk PB Porprov, yang menetapkan mempertandingkan 27 cabang olahraga,” ujar Iskandar Hoesin, Rabu (21/9/2022).

Loading...

“Kita akan meninjau kembali kesiapan Kuansing sebagai tuan rumah, bersama Sekdaprov, Kadispora Riau, termasuk DPRD Riau. Tentunya kita ingin pelaksanaan berjalan lancar dan aman, sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses ekonomi, dan sukses administrasi,” tambah Iskandar Hoesin.

Sementara itu, terkait dengan adanya pemberitaan dari tuan rumah Kuansing, yang menyatakan Plt Bupati Kuansing, meminta agar seluruh pertandingan dilaksanakan di Kuansing, dan tidak menerima pertandingan diluar Kuansing, Iskandar Hoesin, mengatakan, KONI Riau tetap pada keputusan hasil raker KONI dan anggota KONI.

“Jadi hasil dari raker KONI itu 27 cabor yang dipertandingkan dan itu juga permintaan Kuansing sebagai tuan rumah, cabor saya saja angkat besi dapat medali emas di PON tidak dipertandingkan, bagi kami tidak masalah, yang penting pelaksanaan Porprov berjalan baik,” kata Iskandar.

Tapi, kata Iskandar pernyataan yang disampaikan tadi belum final. Pihaknya masih duduk bersama untuk menyatakan kesepakatan. Pada prinsipnya ia tetap mengacu pada hasil raker, maka 27 cabor yang dipertandingkan. 

"Tidak bisa begitu saja dibatalkan, dan yang 27 cabor itu pilihan dari tuan rumah. Kalau venue tidak ada harus dilaksanakan di ibukota Provinsi, kita yang menyelenggarakannya,” tegas Iskandar Hoesin.(*)






Loading...

[Ikuti Medialokal.co Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar