Pilihan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Pekanbaru Mudahkan Warga Urus PBG, Wako Resmikan Sip Aman
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
DPP SPKN Apresiasi Polda Riau Tindak Lanjuti SPPD dan Mamin di DPRD Riau
Ironis, Guru Mengajar Teknologi tapi Tak Punya Kompetensi
MEDIALOKAL.CO - Jumlah guru TIK (teknologi informasi dan komunikasi) yang memiliki sertifikasi, baru 20 ribu orang. Padahal sertifikasi menjadi salah satu syarat utama untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG).
Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Awaluddin Tjalla mengatakan, saat ini jumlah guru TIK adalah 40 ribu orang. Yang belum memenuhi sertifikasi dan tidak linear pendidikan S1-nya sebanyak 20 ribu orang. Di satu sisi, tidak ada penambahan guru baru.
"Ini akan menjadi masalah karena sekarang sudah ada mata pelajaran (mapel) informatika. Walaupun bukan mapel wajib dan hanya pilihan di SMP dan SMA tapi butuh guru-guru yang mengerti informatika," ujar Tjalla di depan guru-guru TIK se Indonesia, Sabtu (1/9).
Dia menyampaikan, mapel informatika harus diajari guru-guru yang punya kompetensi di bidang tersebut. Karena ada laporan di lapangan, bahwa masih jadi ganjalan belum sinkronnya konten buku dan kompetensi dasar guru.
"Guru harus dilihat kemampuan strategi pembelajarannya. Karena selembar informasi di buku oleh guru berkompetensi baik, bisa disampaikan dalam empat jam pelajaran. Tapi guru yang tidak kompeten 100 halaman belum cukup untuk sejam pelajaran," paparnya.
Tjalla pun mendorong guru-guru TIK meningkatkan kompetensinya. Sebab, mapel informatika ini lebih ke arah computational thinking sehingga butuh guru berkompetensi tinggi. (jpnn.com)


Berita Lainnya
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!
Komunitas Guru Penggerak Berganti Nama, Inhil Student Championship 2026 Resmi Dilaksanakan
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
DPP SPKN Nilai Kejati Riau Belum Respon Positif
Mahasiswa UMRI Edukasi Pencegahan Radikalisme di SMK Perpajakan Riau
SD 021 Teluk Bakau Estate Terima Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Riau
Anggaran Bidang SMA di Disdik Riau 2025 Sampai Rp100 Miliar, DPP-SPKN Sebut Efisiensi Hanya Slogan!