Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
PKPI Minta Kasus Penganiyaan Ratna Sarumpaet Tak Dipolitisasi
MEDIALOKAL.CO - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menanggapi kabar aktivis Ratna Sarumpaet yang diduga dianiaya. PKPI meminta kasus itu tidak dikaitkan ke politik atau dipolitisasi.
"Mengimbau semua pihak untuk tidak berandai-andai dan mengkait-kaitkan dengan, misalnya pilihan pilitik Ibu Ratna Sarumpaet dan lain-lain," kata Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan kepada detikcom, Selasa (2/10/2018).
Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin itu berharap masyarakat tidak berspekulasi negative terkait kasus penganiyayaan Ratna. Ia juga berharap Ratna segera melaporkan insiden itu ke pihak yang berwajib dalam hal ini pihak kepolisian.
"PKP Indonesia mengutuk keras tindakan diduga pengeroyokan atau penganiayaan kepada Ibu Ratna Sarumpaet. Apapun motifnya tidak dibenarkan secara hukum, norma dan budaya luhur bangsa Indonesia apalagi ini menimpa Seorang Ibu," kata Verry.
Verry menyebut PKPI percaya kepada kepolisian dapat menuntaskan dengan cepat kasua dugaan penganiyaan itu. PKPI juga berharap agar Ratna cepat sembuh dan dapat beraktivitas kembali.
"Mendoakan agar Ibu Ratna Sarumpaet segera sembuh dan pulih agar dapat beraktifitas kembali seperti sedia kala," ungkap Verry.
Sebelumnya, diketahui Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) mendapat informasi sama seputar Ratna. Acta membenarkan kejadian itu.
Pagi tadi detikcom meminta konfirmasi kepada Ratna mengenai kabar penganiayaan ini. Wanita di ujung telepon dari nomor seluler Ratna menjawab 'tidak' untuk setiap pertanyaan yang diajukan.
(detik.com)


Berita Lainnya
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih
Berbeda Pandangan dengan Pemkab, DPRD Inhil Ngotot Perjuangkan Kesehatan Gratis Untuk Rakyat, APBD Inhil 2026 Tertunda Disahkan
Dianggap Bisa Menjadi Jembatan Antara Tokoh Senior dan Tokoh Muda, Pirman Dinilai Layak Pimpin KKSS Inhil
Keterlambatan Pengesahan APBD Inhil, DPRD: Dokumen RAPBD Belum Diserahkan Pemkab
Data Pemutakhiran Pemilih Riau Lebih Lima Juta
Tekad Abidin Sosialisasikan Perda KTR di Kelurahan Maharatu
Gelar Rakor Persiapan Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB Triwulan IV 2025 KPU Riau Perkuat Kualitas Data Pemilih