Pilihan
Erisman: "Saya Belum Terima Laporan!"
Kadisdik Riau Cepat Tanggap Bantu Zea Melanjutkan Sekolah!
Bosda Akhir 2024 Masih Tunda Bayar, Banyak Kepsek Dikejar Vendor!
Marto Saputra Siap Ditempatkan Dimana Saja!
Ini loh yang Dimaksud Jokowi dengan Politikus Sontoloyo
MEDIALOKAL.CO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan apa yang dia maksud dengan politikus sontoloyo.
Istilah itu sempat dilontarkannya pada Selasa (23/10), karena gerah dengan ulah para politisi yang mengaitkan rencana pemerintah mengucurkan dana kelurahan dihubung-hubungkan dengan politik.
Nah, saat ditanya jurnalis mengenai politikus sontoloyo yang dia maksud usai meresmikan pembukaan Trade Expo Indoensia (TEI) ke-33 2018, di Hall Nusantara, Ice BSD Tangerang, Banten pada Rabu (24/10), Jokowi menjelaskannya secara gamlang.
"Jadi begini. Menjelang Pemilu ini banyak cara-cara yang tidak sehat yang digunakan oleh politisi, segala jurus dipakai untuk meraih simpati rakyat," ucap Presiden Ketujuh RI itu.
Menurut suami Iriana ini tindakan politikus sontoloyo itu yang sering menyerang lawan-lawan politik dengan cara-cara yang tidak beradab, tidak beretika, tidak ada tata krama.
"Itu yang tidak sehat seperti itu. Oleh sebab itu saya ingatkan ini bukan zamannya lagi menggunakan kampanye-kampanye misalnya politik adu domba, politik pecah belah, politik kebencian sudah bukan zamannya," jelas mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Sekarang, tambahnya, merupakan zamannya politik adu program, kontestasi gagasan, adu ide, adu rekam jekak hingga adu prestasi.
"Ya kalau masih memakai cara-cara lama seperti itu, masih politik kebencian, politik SARA, politik adu domba, politik pecah belah, itu yang namanya tadi politik sontoloyo," tandasnya.(jpnn.com)


Berita Lainnya
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat
Putus Rantai Tengkulak, Polri Fasilitasi Permodalan KUR dan Penyerapan Bulog bagi Petani Jagung
KONEKSI Resmi Terbentuk, Satukan Jurnalis Energi Perkuat Literasi Publik
Antisipasi Dampak Sinkhole, PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon
Rakernas METI, Aktor, dan Proyek: Narasi Bersih yang Tak Pernah Bersih-Bersih
Kapolri Launching Direktorat PPA-PPO di 11 Polda dan 22 Polres, Perkuat Pelayanan hingga Perlindungan Kelompok Rentan
Keterbatasan APBD, Pemkab Rohil dan Karmila Sari Lobi Pemerintah Pusat